28 January 2012
  • Tentang Kami
  • Terkini & Terpopuler
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami
Sistem Golongan Darah
Nyamuk Transgenik: Harapan Baru Penanggulangan DBD
Apel dan Pir Dapat Menurunkan Risiko Stroke
Suplemen Vitamin dan Mineral, Perlukah?
Gigi Sensitif: Apa, Mengapa dan Bagaimana Mengatasinya
Habbatussauda: Obat Segala Penyakit
Perkembangan Bayi Usia 0 – 12 Bulan
Prev Next

5 Fakta Mengenai Rambut Beruban

Jan 2012 Kategori: Perawatan tubuh Blm ada komentar

Berbicara mengenai rambut beruban, banyak fakta dan mitos yang bercampur-aduk di kalangan masyarakat. Ada yang bilang bahwa penuaan menyebabkan rambut cepat beruban, yang lainnya bilang bahwa rambut beruban lebih ditentukan oleh faktor keturunan. Sebagian masyarakat percaya bahwa mencabut rambut beruban justru akan membuatnya berkembang lebih cepat, sebagian yang lain tidak memercayainya. Mana yang benar? Sebelum membahas pendapat-pendapat tersebut, mari kita pahami mengapa rambut beruban.

Rambut menjadi beruban ketika sel-sel melanosit di folikel rambut berhenti memproduksi melanin (pigmen warna). Melanin rambut terdiri dari dua jenis yaitu eumelanin yang berwarna coklat tua atau hitam dan pheomelanin yang berwarna kuning atau merah. Konsentrasi dan kombinasi keduanya dalam proporsi yang berbeda menciptakan spektrum yang luas dari warna rambut manusia, dari hitam legam sampai pirang terang. Rambut yang telah kehilangan sebagian besar melanin akan berwarna abu-abu, rambut yang telah kehilangan semua pigmen itu akan berwarna putih. Proses kehilangan melanin ini biasanya bertahap, semakin lama semakin banyak rambut yang menjadi abu-abu dan putih.

Fakta #1: Rambut beruban disebabkan oleh penuaan

Meskipun bukan satu-satunya faktor, penuaan adalah penyebab utama rambut beruban. Sel-sel kulit kita menghasilkan sejumlah kecil hidrogen peroksida sebagai bagian dari siklus oksigen di tubuh. Senyawa kimia ini adalah radikal bebas yang harus dipecah oleh enzim katalase dan dibuang oleh tubuh kita. Penuaan menyebabkan produksi enzim katalase berkurang sehingga hidrogen peroksida berakumulasi dan mengganggu produksi melanin. Selain itu, penuaan juga mengurangi produksi enzim- enzim lain yang mendukung perbaikan rambut, yang pada gilirannya menurunkan produksi melanin.

Baca lanjutannya »
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Tetap Menstruasi Meskipun Hamil, Mungkinkah?

Jan 2012 Kategori: Kehamilan Blm ada komentar

Banyak wanita yang mengira masih mendapatkan menstruasi meskipun sudah hamil menurut tes kehamilan. Mungkinkah hal itu terjadi? Jawabannya adalah tidak mungkin. Bahkan, salah satu tanda kehamilan adalah tidak mendapatkan menstruasi. Kehamilan dan menstruasi tidak mungkin terjadi pada saat yang sama. Hormon-hormon yang aktif selama kehamilan mencegah ovulasi. Tidak ada menstruasi tanpa ovulasi. Jika Anda mendapatkan menstruasi padahal Anda sedang hamil, maka berarti terjadi peluruhan lapisan dinding rahim. Lapisan tersebut diperlukan untuk memelihara janin Anda. Jadi, tidak mungkin kehamilan dipertahankan jika mendapatkan menstruasi. Oleh karena itu, bercak atau perdarahan yang Anda alami disebabkan oleh sesuatu yang lain, bukan menstruasi.

Perdarahan vagina pada awal kehamilan adalah hal yang umum. Sekitar 25-30% wanita hamil mengalami perdarahan pada awal kehamilan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Implantasi embrio

Pada sekitar 2-5 hari setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi (embrio) akan berusaha mengimplantasi (melekatkan diri) ke dinding rahim. Selama proses ini, perdarahan bisa terjadi. Ini adalah kondisi normal dan bukan merupakan tanda ada masalah kehamilan. Sekitar sepertiga dari wanita hamil mengalaminya.

Baca lanjutannya »
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz
  • Page 1 of 215
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • ...
  • 215
  • >
  • Google

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan