3 Manfaat Kesehatan Libur Lebaran

'Raya Families' photo (c) 2008, Mohd Nor Azmil Abdul Rahman - license: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/Bagi sebagian besar kita, hari raya lebaran adalah masa liburan yang panjang. Mungkin rata-rata kita berlibur selama seminggu atau lebih untuk merayakan lebaran. Libur yang panjang ini ternyata dapat merevitalisasi pikiran dan tubuh Anda dan memperpanjang usia Anda. Tentu saja, dengan catatan bila Anda memanfaatkan masa liburan dengan baik.

Bila Anda memanfaatkan libur lebaran dengan baik, menurut penelitian oleh operator tur Kouni dan Nuffield Health di Inggris, Anda dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan tidur, dan meningkatkan ketahanan terhadap stres, yang pada akhirnya dapat meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama.

1. Menurunkan tekanan darah

Liburan membuat Anda mengambil jeda dari beban stres pekerjaan dan masalah hidup lainnya. Tekanan darah mereka yang berlibur turun rata-rata enam persen. Menghindari tekanan darah tinggi bermanfaat mencegah risiko stroke dan serangan jantung. Bukti menunjukkan bahwa wanita yang menikmati liburan dua kali setahun mengurangi risiko jantung koroner sampai setengahnya. Di sisi lain, pria yang tidak berlibur dalam waktu lima tahun dapat mengalami kematian dini.

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur

Mereka yang mengambil liburan meningkatkan kualitas tidur hingga 17 persen. Kualitas tidur penting bagi perbaikan dan pembaharuan sel-sel tubuh dan pemulihan energi. Liburan juga memberikan kesempatan untuk menutupi kekurangan tidur. Kurang tidur karena stres atau pekerjaan dapat mengakibatkan kinerja mental yang buruk dan bahkan penuaan dini. Tidur nyenyak dalam waktu yang cukup akan membuat tubuh Anda berfungsi secara efektif sepanjang hari.

Tidur juga penting bagi sistem kekebalan tubuh Anda. Beberapa ilmuwan percaya bahwa selama tidur tubuh mengeluarkan kortisol pada tingkat yang lebih tinggi. Hormon yang disekresi oleh kelenjar hipofisis ini berfungsi melindungi sistem kekebalan tubuh.

3. Meningkatkan ketahanan terhadap stres

Kemampuan untuk pulih dari stres meningkat rata-rata 29 persen pada mereka yang mengambil liburan. Hal ini bermanfaat karena kebanyakan dari kita akan kembali menghadapi stres setelah liburan berakhir. Kemampuan tersebut membantu meningkatkan produktivitas di tempat kerja, tingkat energi dan pada akhirnya kebahagiaan Anda.

Liburan sering membangkitkan kenangan indah, yang bisa membantu relaksasi untuk melepaskan diri dari stres dengan mengubah pola gelombang di otak seperti ketika bermeditasi. Pada tahap ini, otak mencapai gelombang alfa, yaitu tahap sebelum tidur ketika Anda merasa tenang dan santai. Otak melepaskan hormon endorfin yang membuat perasaan senang dan bahagia.

Jika Anda menikmati liburan Anda, Anda lebih mungkin untuk tertawa dan tertawa adalah obat yang sangat manjur untuk kesehatan. Tertawa dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko berbagai penyakit. Psikolog Dr Jason Goodson dari Universitas Utah menemukan bahwa menonton komedi berdampak signifikan terhadap depresi. Studi lain oleh Universitas Maryland menemukan bahwa pasien jantung yang menonton video lucu kurang mungkin untuk menderita serangan jantung kedua dibandingkan mereka yang tidak.

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Berlangganan
Nama: 
Alamat email Anda:*
Please enter all required fields
Correct invalid entries
Buku best seller nasional oleh dr Salma. Tiga kali cetak ulang hanya dalam 6 bulan setelah terbit! Segera dapatkan di toko-toko buku kesayangan Anda!