18 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Nonton TV di Kasur Dapat Memicu Kanker!

Kategori: Kanker, Pengetahuan populer 1 Komentar

Para peneliti Swedia mengklaim telah menemukan hubungan antara kenaikan risiko kanker dengan kebiasaan menonton TV sambil tiduran di kasur. Mereka menjelaskan bahwa kerangka dan pegas kasur berbahan logam berperan memantulkan gelombang siaran televisi yang bersifat karsinogenik (memicu kanker).

Peneliti Örjan Hallberg dan Ollie Johansson menyebutkan adanya kenaikan jumlah penderita kanker payudara dan kanker kulit di Eropa sejak tahun 70-an, yaitu sejak televisi menjangkau lebih banyak orang. Menariknya lagi, payudara sisi kiri 10% lebih banyak terkena kanker daripada sisi kanan. Demikian pula dengan kanker melanoma, yang lebih banyak menimpa sisi kiri tubuh.

Sebuah studi yang dilakukan tahun 1989 dan 1993 menunjukkan hubungan kuat antara insiden melanoma dengan jumlah transmisi dan menara TV yang meliputi area tempat tinggal seseorang. Diduga, gelombang elektromagnetik berdampak menurunkan kekebalan tubuh dan memicu pertumbuhan sel-sel kanker.

Kasur sebagai antena

Gelombang elektromagnetik televisi ditangkap dan diperkuat oleh sebuah antena yang dirancang khusus. Tanpa antena, sinyal frekuensi televisi tidak cukup kuat untuk diproses. Antena adalah benda logam yang panjangnya sama dengan, setengah atau seperempat panjang gelombang elektromagnetik yang diperkuatnya. Gelombang elektromagnetik beresonansi pada antena sehingga menciptakan gelombang lebih kuat yang berpuncak di tengah antena dan bersimpul di setiap ujungnya, seperti  senar gitar yang dipetik di tengahnya.

Tempat tidur berkerangka dan berpegas logam buatan Eropa dan AS panjangnya setengah panjang gelombang frekuensi TV. Jadi, saat kita tidur di kasur springbed berpegas besi, kita seperti sedang berbaring di atas “antena” yang memperkuat intensitas radiasi siaran televisi. Bila tubuh kita terpapar radiasi yang kuat itu selama sepertiga waktu hidup kita (saat tidur), maka dampaknya tidak boleh dianggap remeh.

Sisi kiri tubuh akan lebih banyak terpapar jika Anda tidur miring di sisi kanan, seperti kebiasaan tidur orang Barat pada umumnya. Itulah mengapa kanker lebih banyak menyerang sisi kiri tubuh.

Solusi

Jika studi ini benar, solusinya sederhana: ganti kasur springbed berpegas logam Anda atau, yang lebih baik lagi, jangan menonton TV di tempat tidur. Selain meningkatkan risiko kanker, kehadiran televisi di kamar tidur juga dapat mengurangi waktu dan kualitas tidur Anda.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Penyakit yang Paling Umum pada Anak – Bag 3
  • Tikar Busa Warna-Warni Mungkin Berbahaya untuk Anak Anda
  • Keladi Tikus: Obat Herbal untuk Kanker
  • “Kebiasaan Baik” yang Tidak Baik
  • Tumor, Neoplasma atau Kanker?

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

1 Komentar utk “Nonton TV di Kasur Dapat Memicu Kanker!”

  1. erni says:
    27 October 2010 at 2:00 pm

    tapi kl kasurny ga berpegas, tidak akan memicu kanker kan?

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.