18 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Darah di Air Mani: Penyebab Biasanya Tidak Berbahaya

Kategori: Gejala Penyakit, Kesehatan Pria 4 Komentar

Air mani yang kemerahan, bukan putih sedikit kekuningan, banyak membuat pria cemas. Mereka khawatir ada masalah serius yang menyebabkannya. Dalam kebanyakan kasus, darah di cairan sperma (atau dalam bahasa medisnya disebut hematospermia atau hemospermia) bukanlah hal yang terlalu merisaukan dan biasanya menghilang sendiri. Hematospermia jarang berhubungan dengan patologi berbahaya pada pria muda.

Penyebab

Hematospermia biasanya terjadi karena vena penis yang terluka oleh gerakan keras, mengenakan celana terlalu ketat atau cedera. Kebiasaan seks tertentu yang terlalu bersemangat atau terlalu sering juga dapat menimbulkan perdarahan. Penyebab umum lainnya adalah infeksi di kelenjar prostat (prostatitis), di vesikula seminalis/saluran ejakulasi, atau di uretra (uretritis). Penyebab infeksi dari hematospermia termasuk infeksi menular seksual (HIV, virus herpes simpleks, chlamydia, dll), tuberkulosis (TBC) dan sitomegalovirus.

Penyebab yang sangat jarang adalah masalah pembekuan darah, varises prostat dan tumor. Masalah pembekuan darah dapat disebabkan oleh hemofilia atau terlalu banyak mengonsumsi obat pengencer darah. Tumor atau kanker dapat terjadi di prostat, vesikula seminalis, atau uretra. Sebagian besar hematospermia yang terkait kanker terjadi pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun. Pada kira-kira setengah kasus, hematospermia tidak diketahui penyebabnya (idiopatik).

Diagnosis

Bleeding Heartphoto © 2009 Sudhamshu Hebbar | more info (via: Wylio)Jika hematospermia berlangsung lebih 2 bulan, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya. Faktor yang menentukan tingkat pemeriksaan meliputi usia pasien, durasi masalah dan kehadiran hematuria (darah di urin). Diagnosis dimulai dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan menanyakan hal-hal berikut untuk menemukan penyebabnya:

  • Berapa kali darah telah terlihat pada air mani?
  • Kapan perdarahan mulai?
  • Apakah ada darah dalam urin atau perdarahan di daerah lain tubuh?
  • Seberapa sering Anda berhubungan seks?
  • Bagaimana kebiasan seksual Anda?
  • Apakah Anda memiliki penyakit lain?
  • Apakah Anda pernah menderita penyakit menular seksual?

Pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan dengan tes urin untuk mengetahui kehadiran infeksi dan foto rontgen untuk melihat struktur uretra.

Perawatan

Banyak pria beberapa kali mendapati darah dalam air mani (semen) mereka, yang lainnya mungkin hanya sekali. Pengobatan tampaknya tidak berpengaruh karena pada sebagian besar kasus penyebabnya tidak diketahui. Jika penyebabnya diketahui, pengobatan ditujukan pada penyebabnya. Dokter dapat memberikan antibiotik untuk waktu yang singkat jika ada infeksi. Hematospermia karena kanker atau varises prostat mungkin perlu operasi.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Tetap Menstruasi Meskipun Hamil, Mungkinkah?
  • Darah di Air Seni, Perlukah Dicemaskan?

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

4 Komentar utk “Darah di Air Mani: Penyebab Biasanya Tidak Berbahaya”

  1. radjamisto says:
    20 February 2011 at 7:39 pm

    Mohon dimuat dan penjelasan tentang cara memperbesar dan memperpanjang
    penis yang menggunakan ramuan tradisional. Terima kasih.

  2. bambang bbc says:
    2 April 2011 at 3:14 pm

    25 maret 2011, saya juga tengah mengalami. Sperma kluar berdarah tambah ada darah beku dan usai pipis kluar lagi darah beku, tidak ada rasa sakit ato keluhan,kecurigaan semula itu darah beku dari istri-ahir2 saya pakai kondom ternyata itu darah asal dari penis, kondisi demikian udah 5 ato 6 bulan yll,saya tak tahu harus resah ato apa.Hingga sekarang,blom ambil tindakan medis,semoga anda yg profesional memberikan saran untuk saya .
    Terimakasih .

  3. dr Salma says:
    3 April 2011 at 11:20 am

    @bambang, apakah keluhan Anda sudah diperiksa dokter? Sebaiknya langsung berkonsultasi dengan ahli urologi atau andrologi untuk memeriksa sumber masalah Anda.

  4. erik says:
    26 April 2011 at 4:16 pm

    kalau air mani berdarah masih usia 19 tahun , wajar ngak ? tp gak sakit waktu kluar nya . trima kasih

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.