Penyakit

Influenza


  Diposting tgl: 13 Juli 2014

sakit fluInfluenza adalah peradangan mukosa saluran napas yaitu hidung, tenggorokan, dan paru-paru oleh virus. Sebagian virus penyebab influenza hanya menginfeksi manusia, sebagian hanya menginfeksi hewan, dan sebagian lainnya bisa menular dari hewan ke manusia. Setiap jenis virus memiliki virulensi (tingkat fatalitas) yang berbeda, sehingga meskipun pada umumnya influenza tidak berbahaya sebagian jenis influenza sangat berbahaya (misalnya influenza burung dan influenza babi).

Gejala

Keluhan pokok:
  • Demam tiba-tiba
  • Kelesuan umum
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri saraf
  • Batuk
  • Pilek
  • Sakit menelan
  • Diare dan muntah (lebih umum pada anak-anak)
Tanda penting:
  • Radang tenggorokan
  • Mata merah
  • Suara serak

Komplikasi

Komplikasi flu antara lain adalah sinusitis (infeksi sinus), bronkitis, pneumonia, infeksi telinga (terutama pada anak-anak), dehidrasi, dan memburuknya kondisi medis kronis, seperti gagal jantung kongestif, asma, atau diabetes.

Penyebab/Faktor Risiko

Virus penyebab influenza dibagi menjadi 3 kelompok: A, B, dan C. Tipe C umumnya hanya menginfeksi unggas (bebek, ayam, angsa, dan kalkun), tetapi juga mungkin manusia. Tipe B terutama menjangkiti manusia dan menyebabkan flu ringan. Virus influenza A menyebabkan masalah yang paling serius bagi manusia. Strain jenis ini dapat menjangkiti manusia, unggas, babi, dan mamalia lain. Strain baru virus influenza A seperti yang menyebabkan flu burung dan flu babi menjadi wabah baru yang menakutkan karena menular dari hewan ke manusia dan memiliki fatalitas tinggi. Masa inkubasi influenza adalah 1-4 hari.

Diagnosis

Diagnosis flu umumnya cukup diambil dokter dengan memeriksa gejala. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin perlu tes flu untuk menegakkan diagnosis secara akurat. Tes ini melibatkan pengambilan sampel dari mulut Anda dan mengirimkannya ke lab untuk pemeriksaan kultur atas virus flu.

Pengobatan

Pada saat ini, dua obat antivirus yang tersedia yaitu oseltamivir yang hadir dalam bentuk pil, dan zanamivir yang diambil lewat inhalasi. Pengobatan dengan obat anti-viral kadang diperlukan untuk mencegah komplikasi pada anak batita, lansia, dan penderita supresi imun yang memiliki flu parah.

Pada kebanyakan orang, istirahat yang cukup, diet seimbang dan perawatan suportif pada umumnya dapat mempercepat kesembuhan. Obat-obatan penghilang nyeri dan demam (paracetamol, ibuprofen) dan antibiotik bila ada riwayat bronkitis kronis, gangguan jantung atau penyakit ginjal, mungkin diperlukan.

Pencegahan

Beberapa langkah berikut dapat membantu Anda melindungi dari flu.
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air atau antiseptik berbasis alkohol.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Kuman menyebar dengan cara ini.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Dapatkan banyak tidur dan olahraga, kelola stres Anda, perbanyak minum cairan, dan makan makanan yang sehat.
  • Tutup hidung dan mulut dengan tisu ketika Anda selesai batuk atau bersin.
  • Buang tisu ke tempat sampah setelah Anda menggunakannya.
  • Jika Anda sakit¬†flu, tinggallah di rumah selama minimal 24 jam setelah demam hilang. Anda masih bisa menulari flu meskipun gejala flu sudah hilang.
Vaksin flu dapat diberikan kepada Anda bila dokter berpendapat Anda memerlukannya.

Prognosis

Umumnya baik. Dapat kurang baik bila pasien memiliki masalah kardiovaskuler, gangguan saluran pernapasan dan diabetes mellitus.