Kontrasepsi

Injeksi


  Diposting tgl: 13 Maret 2012

Nama lain: KB suntik, kontrasepsi suntik, kontrasepsi injeksi, depo-provera, DMPA. .

Injeksi adalah suntikan hormon yang mencegah kehamilan. Setiap injeksi dapat mencegah kehamilan selama tiga bulan.

Metode Kerja

Seperti metode kontrasepsi lain, injeksi mencegah kehamilan dengan melepaskan hormon progestin ke dalam tubuh. Progestin mencegah pelepasan telur (ovulasi). Kehamilan tidak dapat terjadi jika tidak ada telur untuk bergabung dengan sperma. Progestin juga mencegah kehamilan dengan penebalan lendir serviks. Lendir ini memblokir sperma sehingga mencegah pertemuan dengan telur.

Cara Pemakaian

  • Anda perlu mendapatkan resep dari dokter Anda. Injeksi tidak cocok untuk semua orang. Dokter akan membahas riwayat kesehatan Anda dengan Anda dan mungkin meminta Anda melakukan beberapa tes kesehatan sebelum meresepkan injeksi.
  • Jika Anda lebih dari dua minggu terlambat untuk injeksi, Anda mungkin perlu tes kehamilan sebelum mendapatkan injeksi Anda.

Untuk contoh pemberian suntikan kontrasepsi, silakan melihat video berikut:

Efektivitas

Kemungkinan TIDAK mendapatkan kehamilan dalam satu tahun penerapan adalah 94-99%.

Kelebihan

  • Tidak mengganggu hubungan seks. Tidak ada yang perlu dilakukan sebelum atau setelah berhubungan seks.
  • Suntikan menyediakan perlindungan kehamilan yang sangat efektif dan tahan lama. Hanya perlu mendapatkan suntikan 4 kali setahun.
  • Tidak ada pil yang harus diingat dan diambil setiap hari.
  • Dapat menghentikan menstruasi atau membuatnya sangat ringan.
  • Sangat baik sebagai alternatif bagi perempuan berusia 35 atau lebih yang merokok.
  • Mengurangi risiko kanker ovarium dan endometrium.
  • Tidak mengandung estrogen, yang berarti bahwa injeksi dapat menjadi pilihan yang baik untuk wanita yang tidak dapat mengambil estrogen dan yang sedang menyusui.

Kekurangan

  • Dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur atau perdarahan tak terduga.
  • Kemungkinan rambut rontok.
  • Kenaikan berat badan, terutama setelah kehamilan.
  • Penipisan tulang (bone thinning) sementara.
  • Menunda Anda kehamilan setelah suntikan dihentikan. Anda dapat menunggu antara 6-18 bulan untuk mendapatkan kembali menstruasi dan ovulasi yang teratur. Namun, tidak berarti bahwa Anda terlindung dari kehamilan selama periode itu.
  • Tidak melindungi terhadap penyakit menular seksual.

Efek Samping

Perdarahan yang tidak teratur adalah efek samping yang paling umum, terutama pada 6 sampai 12 bulan pertama penggunaan.
  • Bagi kebanyakan wanita, haid menjadi lebih sedikit dan lebih ringan. Setelah satu tahun, setengah dari perempuan yang menggunakan injeksi akan berhenti mengalami haid sama sekali.
  • Beberapa wanita memiliki menstruasi yang lebih panjang dan berat.
  • Beberapa wanita memiliki bercak dan perdarahan ringan di antara menstruasi.