web analytics

Jenis-Jenis Pil Kontrasepsi Darurat

Pil kontrasepsi darurat (pil kondar) adalah pil kontrasepsi yang diambil pasca-coitus untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Cara kerja pil ini adalah dengan mengubah endometrium sehingga tidak memungkinkan implantasi hasil pembuahan, mencegah atau menunda ovulasi dan mengganggu pergerakan telur di tuba fallopi.

Pembuahan (konsepsi) biasanya tidak terjadi segera setelah berhubungan seks tetapi hingga beberapa hari kemudian. Selama waktu antara senggama dan pembuahan, sperma berjalan melalui tuba falopi untuk bertemu dengan telur. Akibatnya, mengambil pil kontrasepsi darurat segera setelah hubungan seks tanpa kondom belum terlalu terlambat untuk mencegah kehamilan.

Ada beberapa jenis pil kontrasepsi darurat (kondar), namun tidak semuanya tersedia di Indonesia. Berikut adalah dua jenis yang paling banyak tersedia di Indonesia, yang bisa didapatkan melalui resep dokter atau bidan Anda.

Pil progestin

Pil kontrasepsi darurat yang mengandung hormon progestin (levenorgestrel). Pil ini dapat mengurangi risiko kehamilan sebesar 88% (sebanyak 12 orang hamil dari 100 orang yang memakai pil ini dalam satu tahun). Pil ini lebih cenderung memiliki efek samping lebih berat dibandingkan dengan pil kombinasi (lihat di bawah), seperti mual, muntah, sakit kepala, pusing, nyeri payudara, perdarahan uterus yang tidak teratur dan rasa lelah.

Salah satu merek pil ini adalah Postinor-2, yang diproduksi Tunggal Idaman Abdi/Gedeon Richter. Postinor-2 harus diambil dalam waktu 72 jam setelah berhubungan seks tanpa kondom. Tablet kedua harus diminum 12 jam setelah tablet yang pertama di minum. Jika terjadi muntah dalam 2 jam, tablet harus diminum kembali.

Pil kombinasi

Jenis pil kontrasepsi darurat ini menggunakan hormon progestin dan estrogen.  Pil ini mengurangi risiko kehamilan sebesar 75%, dengan efek samping mual dan muntah lebih sedikit.

Ada beberapa merek pil kondar di Indonesia, di antaranya adalah Microgynon yang diproduksi oleh Schering.  Seperti halnya pil progestin, pil kombinasi harus diambil dalam waktu 72 jam pasca senggama, tablet kedua diambil 12 jam kemudian setelah dosis pertama.

Selain kedua jenis pil kontrasepsi darurat di atas, terdapat dua jenis lain yaitu pil dengan dosis kecil mifepristone (yang biasa dipakai untuk obat aborsi) yang hanya tersedia di Cina, Vietnam dan Rusia dan pil generasi baru yang mengandung asetat ulipristal, yang tersedia dengan resep di Amerika Serikat dengan merek ella dan di Eropa dengan merek ellaOne.

Perlu diingat bahwa pil kondar tidak sama dengan pil aborsi mifepristone (RU-486). Pil ini bekerja mencegah kehamilan, bukan mengakhiri kehamilan. Bila Anda sudah terlanjur hamil, pil tidak bekerja dan tidak membahayakan janin.
Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka. Masukkan alamat e-mailmu:
    Uricocid - 60 harga produk
    60ribu
    Uricocid