web analytics

Komplikasi dan Efek Samping Vasektomi

Jika Anda bertanya apakah vasektomi aman. Jawabannya tegas dan jelas, vasektomi adalah prosedur bedah yang sangat aman. Risiko komplikasi dan efek samping memang ada, tetapi sangat kecil. Apa saja kemungkinan komplikasi dan efek samping vasektomi?

Komplikasi

Komplikasi adalah masalah yang terjadi selama atau setelah operasi. Kemungkinan komplikasi dari bedah apa pun adalah reaksi tak terduga terhadap anestesi (obat bius) dan pengembangan infeksi setelah operasi. Komplikasi jangka pendek lain dari vasektomi adalah memar dan perdarahan sementara, yang dikenal sebagai hematoma (darah yang berkumpul di luar pembuluh darah). Hal ini dapat diminimalkan dengan menutup bekas operasi dengan plester. Anda juga dapat mengurangi risiko pengembangan hematoma dengan mengenakan pakaian dalam pendukung dan tidak berolahraga selama 3-4 hari setelah operasi. Jika Anda mengembangkan hematoma, konsultasikan dengan dokter Anda.

Risiko komplikasi jangka panjang vasektomi sangat kecil. Sebuah studi besar terhadap 10.590 pria Inggris setelah 8-10 tahun menjalani prosedur vasektomi dipublikasikan dalam British Medical Journal pada tahun 1992. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu dari mereka yang mengeluhkan epididimitis/ orchitis, yaitu pembengkakan testis yang menyakitkan. Hal ini disebabkan oleh epididimis (kantung sperma dekat permukaan setiap testis) penuh dengan sperma yang tersimpan.

Sperma juga dapat bocor keluar dari tabung yang terpotong dan berkumpul di jaringan sekitarnya. Benjolan keras, yang disebut granuloma sperma, bisa terwujud. Granuloma sperma tidak berbahaya, tetapi kadang-kadang bisa menyakitkan dan menyebabkan pembengkakan. Obat anti-inflamasi non-steroid, misalnya ibuprofen, dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Jika benjolan besar, mungkin perlu operasi untuk menghapusnya.

Studi lain menemukan apa yang disebut sindrom sakit pasca vasektomi, yaitu sakit skrotum (orchialgia) kronis yang berlangsung lebih dari tiga bulan, mungkin lebih. Rasa sakit mungkin muncul ketika berhubungan seksual, ejakulasi, atau melakukan aktivitas. Masalah ini dapat diatasi dengan terapi saraf.

Sangat jarang, bahkan bila pembedahan dilakukan dengan benar, ada risiko yang sangat kecil bahwa vas deferens bergabung kembali secara alami dan Anda akan menjadi subur kembali.

Efek samping

Setelah vasektomi, tubuh Anda masih memproduksi sperma seperti sebelumnya, hanya tidak lagi dikeluarkan lewat ejakulasi. Sensasi kenikmatan orgasme tidak berkurang. Cairan sperma menyumbang sekitar 10% dengan volume ejakulasi pada pria yang tidak divasektomi dan tidak signifikan mempengaruhi penampilan, tekstur, bau atau rasa ejakulasi.

Beberapa penelitian menemukan bahwa hasrat seksual terpengaruh pada kurang dari 10% pria yang divasektomi, sedangkan penelitian lain menemukan angka yang lebih tinggi, misalnya hampir 20%. Penyebabnya lebih bersifat psikologis daripada fisiologis. Rasa sakit pasca operasi, perasaan adanya “sesuatu yang hilang”, dll dapat menurunkan hasrat seksual.

Hingga kini masih ada kontroversi apakah vasektomi meningkatkan risiko kanker prostat. Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association pada tahun 1993, ditemukan bahwa pria yang mendapatkan operasi vasektomi lebih rentan terhadap kanker prostat. Namun, kesimpulan studi ini tidak konklusif.

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka. Masukkan alamat e-mailmu:
    Kunyit Putih - 30 harga produk
    30ribu
    Kunyit Putih