18 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Masalah Seksual pada Penderita Diabetes

Kategori: Kardiovaskuler, Reproduksi Blm ada komentar

Penderita diabetes sering mengalami masalah seksual. Diperkirakan sekitar 40% pria dan 30% wanita penderita diabetes kronis memiliki keluhan seksual. Orang-orang tua yang telah menderita diabetes selama bertahun-tahun terutama rentan mengalami penurunan libido, disfungsi ereksi/impotensi (pada pasien laki-laki) dan pengurangan pelumasan vagina (pada wanita).

Penyebab

Romantic Sunsetphoto © 2007 Phil Kates | more info (via: Wylio)

Penurunan libido tampaknya terkait dengan kelemahan dan kelelahan karena hiperglikemia. Penyakit syaraf dan kerusakan pembuluh darah yang berhubungan dengan diabetes dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Ketika saraf atau pembuluh darah rusak, aliran darah ke penis akan berkurang dan ereksi tidak dapat terjadi. Kesulitan mempertahankan ereksi terjadi secara bertahap seiring kerusakan yang terjadi, kadang-kadang disertai ejakulasi retrograd (sperma menyemprot ke dalam). Kerusakan saraf dan pembuluh darah di sel-sel pada dinding vagina menyebabkan berkurangnya pelumasan sehingga menimbulkan rasa nyeri saat berhubungan seks. Rasa sakit ini pada gilirannya mengurangi gairah wanita dalam merespon rangsangan seksual, yang membuat lubrikasi semakin berkurang, seperti lingkaran setan.

Terapi

Bila Anda memiliki masalah seksual yang terkait dengan diabetes, bicarakanlah dengan dokter Anda. Anda tidak harus menerima masalah ini dengan pasrah. Perawatan impotensi yang dapat diberikan dokter meliputi pemantauan glukosa darah yang lebih baik (ini juga merupakan pengelolaan diabetes yang dianjurkan untuk setiap orang), pemberian obat oral, alat bantu mekanis, dan lainnya. Pada pasien wanita, dokter mungkin menganjurkan penggunaan pelumas vagina untuk mengatasi masalah berkurangnya lubrikasi.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Epimedium: Tumbuhan yang Membuat Kambing Jadi “Horny”
  • 12 Obat Alami untuk Impotensi
  • Ginseng, Obat Herbal Paling Terkenal
  • Penyebab dan Terapi Disfungsi Ereksi
  • Konsumsi Daging Harian Memperpendek Umur

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.