18 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Mengapa Anak-anak Perlu Bermain?

Kategori: Kesehatan Anak Blm ada komentar

Anak belajar dan mengembangkan rasa percaya dirinya dengan bermain. Bermain pada anak-anak bukanlah sesuatu yang kebetulan atau hanya untuk mengisi waktu luang mereka. Bermain adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak, karena melalui permainan anak mengeksplorasi dunia di sekelilingnya, mendapatkan wawasan tentang peristiwa dan situasi. Dia belajar memahami dunia dalam arti yang sebenarnya.

Bermain adalah belajar

Bermain sangat penting bagi perkembangan pribadi anak dan menjadi dasar keterampilan selanjutnya seperti membaca, menulis, berhitung dan memahami banyak hal. Bermain berkontribusi bagi tumbuh-kembang anak secara fisik, sosial, kognitif, emosional dan spiritual. Jika anak tidak belajar melalui permainan, dampaknya tidak hanya pada prestasi sekolah nanti, tetapi juga dalam kepribadian dan perilaku anak.Kids play skiprope on Morro Strand State Beachphoto © 2008 Mike Baird | more info (via: Wylio)

Dengan bermain anak mengembangkan keterampilan dalam bidang berikut:

  • Kemampuan emosional. Anak-anak belajar menangani kekecewaan, mengembangkan ketekunan, merasakan kegembiraan bila usaha yang diambil setelah beberapa kali percobaan mencapai kesuksesan.
  • Kemampuan motorik. Anak-anak mengembangkan respon otot yang cepat, menilai situasi lapangan dan melakukan koordinasi tangan-mata dengan lebih baik. Motorik kasar dan halus berkembang dengan bermain.
  • Kemampuan kognitif. Melalui bermain anak-anak belajar logika, berkonsentrasi lebih baik, menahan diri dari tindakan, memahami nuansa kosakata dan belajar bahasa.

Anak-anak mendengar, melihat, dan merasakan dengan pengalaman langsung dalam permainan mereka. Anak-anak belajar memahami dunia dengan meniru dan mencoba segala macam interaksi yang kompleks. Permainan yang tampaknya sederhana seperti bermain peran, menggambar garis dengan pensil di atas kertas, berdandan di depan cermin, atau memanjat pohon mengajarkan anak-anak mengenai diri dan lingkungan mereka.

Anak-anak tidak memiliki pola, kebiasaan atau rutinitas yang tetap. Mereka terus-menerus dihadapkan dengan peluang-peluang baru yang terlalu menyenangkan untuk dilewatkan. Anak-anak sangat intens dalam permainan mereka dan menjelajahi dunia dengan segala kemungkinan dan batasnya. Bermain adalah “kerja keras” bagi seorang anak. Dia menemukan segala sesuatu melalui kreatifitasnya sendiri.

Bermain menumbuhkan rasa percaya diri

Selain penting untuk perkembangan anak-anak, bermain juga menguatkan rasa percaya diri. Anak bisa berkata: “Aku bisa!” Belajar menghadapi kemungkinan dan ketidakmungkinan, belajar berkonsentrasi dan menghadapi konflik dapat diperoleh melalui permainan bebas. Yang dimaksud permainan bebas adalah kebebasan bereksplorasi tanpa tuntutan orang dewasa, aturan-aturan dan tekanan waktu.  Dengan bermain bebas seorang anak mengembangkan rasa percaya diri untuk:

  • berinteraksi dengan anak lain atau orang dewasa
  • belajar dengan cara trial and error
  • berbagi dengan orang lain
  • berkomunikasi dan menyampaikan pendapat
  • mengatasi rasa takut

Dengan bermain, anak-anak  belajar mandiri dan bertanggung jawab, yang merupakan unsur penting dalam kepercayaan diri. Sayangnya, banyak orang tua yang membatasi anak-anaknya bermain bebas sehingga menghalangi pertumbuhan rasa percaya dirinya. Sebagai orang tua kita perlu memberikan lingkungan yang aman dan ramah di mana anak-anak bisa bermain bebas. Biarkan anak Anda bermain dengan sesedikit mungkin permainan terprogram. Permainan luar tidak hanya sehat tetapi juga memberi kesempatan penting untuk menjelajahi dunia. Bahkan ketika hujan, anak-anak bisa bersenang-senang dalam guyuran hujan. Banyak bergerak dan mengeksplorasi alam tidak hanya baik untuk anak tetapi juga akan memperkuat rasa kebersamaan.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Anak-Anak Usia Dini Mengalah oleh Tekanan Sebaya

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.