Mensturasi Berat, Kapan Perlu Dicemaskan?

perdarahan mensBerat-ringannya perdarahan menstruasi berbeda-beda dari satu masa menstruasi ke masa berikutya. Kebanyakan wanita kehilangan darah sekitar 6-7 sendok teh (30-40 ml) selama satu masa menstruasi. Sebagian wanita kehilangan darah lebih atau kurang dari jumlah itu. Wanita yang berbadan lebih besar, telah memiliki anak dan menjelang menopause biasanya memiliki menstruasi lebih berat.

Menstruasi umumnya berlangsung selama 4-6 hari. Aliran darah menstruasi biasanya deras di beberapa hari pertama, lalu makin lama makin berkurang. Beberapa wanita mengeluhkan perdarahan yang ekstrim di hari-hari pertama sehingga darah menstruasi sampai tembus membasahi pakaian, tempat tidur atau kursi. Darah menstruasi mereka juga mungkin mengandung gumpalan yang tampak seperti potongan-potongan hati, yang membuat cemas. Aliran menstruasi mereka dapat sedemikian deras dan tak terduga sehingga mereka tidak dapat berada jauh dari toilet.

Bagaimana mengetahui berat-tidaknya menstruasi?

Cara termudah untuk mengetahui apakah perdarahan menstruasi Anda berlebihan (istilah medisnya menorrhagia) adalah dengan mencermati penggunaan tampon Anda. Setiap tampon berukuran normal (bukan yang “maxi”) dapat menampung satu sendok teh (5 ml) darah. Artinya, Anda perlu sampai tujuh tampon berukuran normal selama satu masa menstruasi. Apabila Anda memerlukan lebih dari itu maka perdarahan menstruasi Anda melebihi rata-rata. Secara resmi, perdarahan menstruasi lebih dari 80 ml atau berlangsung lebih dari tujuh hari dianggap sebagai menorrhagia. Namun, dokter tidak menggunakan angka itu sebagai acuan klinis yang berdiri sendiri karena berbagai kondisi lain pada pasien juga perlu dipertimbangkan untuk menilai serius tidaknya masalah yang dialami.

Apakah perlu dikhawatirkan?

Perdarahan menstruasi yang lebih dari biasanya pada umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Ketidakseimbangan hormonal yang biasa terjadi pada remaja yang baru mulai mendapatkan menstruasi dan pada wanita menjelang menopause menyebabkan lapisan rahim (endometrium) berkembang melebihi kebutuhan dan akhirnya diluruhkan melalui perdarahan menstruasi yang lebih banyak.

Perdarahan menstruasi berat perlu diwaspadai sebagai manifestasi suatu kondisi atau penyakit apabila disertai kram, keluarnya gumpalan darah yang besar, menyebabkan kesulitan tidur, kelelahan, sesak napas dan keluhan-keluhan lainnya. Ada banyak kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan perdarahan menstruasi berat, di antaranya:

  • Gangguan fungsi ovarium.
  • Fibroid uterus (tumor rahim jinak) atau polip uterus.
  • Penggunaan obat pengencer darah.
  • Alat kontrasepsi spiral (IUD).
  • Kehamilan abnormal (keguguran atau kehamilan ektopik).
  • Kanker rahim, kanker ovarium dan kanker serviks.
  • Gangguan pembekuan darah.
  • Adenomiosis, suatu kondisi di mana lapisan rahim tertanam di dalam dinding otot rahim. Adenomiosis paling banyak terjadi pada wanita paruh baya yang telah memiliki beberapa anak.
  • Sejumlah kondisi medis lainnya, termasuk penyakit radang panggul, gangguan tiroid, endometriosis, infeksi organ reproduksi, dan penyakit hati atau ginjal.

Jika Anda memiliki menstruasi berat yang mengganggu aktivitas Anda atau disertai keluhan lain, Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganannya tergantung pada penyebab yang mendasari. Karena menstruasi berat seringkali menyebabkan anemia, dokter mungkin akan memberikan suplemen zat besi sampai masalahnya teratasi.

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Berlangganan
Nama: 
Alamat email Anda:*
Please enter all required fields
Correct invalid entries
Buku best seller nasional oleh dr Salma. Tiga kali cetak ulang hanya dalam 6 bulan setelah terbit! Segera dapatkan di toko-toko buku kesayangan Anda!