web analytics

Operasi Penggantian Pinggul (Hip Replacement)

Hip Replacement Surgery - YouTubeKakak perempuan sejawat saya baru saja menjalani bedah penggantian pinggul. Sendi pinggulnya yang rusak oleh osteortritis sudah diganti dengan sendi buatan (prostesis). Jadilah kini dia seperti bionic woman atau six million dollar man, para manusia super dalam film seri TV jaman dulu yang tulang-tulangnya diganti dengan besi. Mungkin dia lebih tepat disebut fifty million rupiah woman, karena operasinya memakan biaya hampir lima puluh juta rupiah. Untunglah ada Kartu Jakarta Sehat, sehingga gratis. Terima kasih pak Jokowi!

Sebenarnya apa sih yang disebut bedah penggantian pinggul?

Bedah penggantian pinggul (hip replacement) atau artroplasti adalah penggantian sendi pinggul dengan sendi buatan, yang terdiri dari bola sendi dan soket sendi. Bola sendi biasanya terbuat dari logam atau keramik, sedangkan soket sendi terbuat dari plastik, keramik, atau logam. Bahan yang digunakan untuk sendi buatan dirancang sedemikian rupa sehingga biokompatibel, yaitu tidak ditolak tubuh dan tidak berkarat atau lapuk.

Penyebab

Penggantian pinggul dilakukan ketika kerusakan sendi pinggul sudah parah sehingga tidak ada cara lain untuk memperbaikinya kecuali dengan mengganti. Kerusakan sendi pinggul dapat disebabkan oleh:

  • Osteoartritis, penyebab paling umum. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang berusia 50 tahun atau lebih dan seringkali pada orang dengan riwayat keluarga osteoartritis. Osteoartritis terjadi ketika tulang rawan yang melapisi ujung-ujung tulang di mana mereka bertemu untuk membentuk sendi menipis dan rusak. Hal ini menyebabkan tulang-tulang sendi saling bergesekan tanpa bantalan, yang menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pinggul.
  • Rheumatoid artritis. Membran sinovial (selaput sendi) meradang dan menebal oleh reaksi autoimun, yang lambat laun dapat merusak tulang rawan.
  • Trauma. Kecelakaan/trauma fisik dapat merusak sendi pinggul dan menyebabkan nyeri pinggul dan kekakuan dari waktu ke waktu.
  • Osteonekrosis (disebut juga avaskular nekrosis, nekrosis aseptik, atau nekrosis iskemik). Kondisi di mana suplai darah ke tulang sendi terganggu oleh cedera pada pinggul, misalnya dislokasi atau patah tulang. Kurangnya darah dapat menyebabkan kematian jaringan tulang dan menyebabkan kerusakan tulang dan sendi. Beberapa penyakit juga bisa menyebabkan osteonekrosis .

Orang yang memiliki kerusakan sendi pinggul mungkin juga memiliki tulang yang keropos (osteoporosis), namun keduanya tidak saling terkait.

Gejala

Kerusakan sendi pinggul yang parah dapat memiliki gejala sbb:

  • Nyeri tumpul dan kadang-kadang menusuk yang persisten di selangkangan, paha, pantat dan lutut. Nyeri bisa berlangsung terus-menerus sepanjang hari.
  • Nyeri bertambah ketika berjalan dan beraktivitas
  • Kesulitan menaiki atau menuruni tangga
  • Kesulitan bangkit dari posisi duduk
  • Ketidakmampuan untuk beraktivitas yang melibatkan sendi pinggul (misalnya memakai kaus kaki dan mengikat tali sepatu).

Apakah harus operasi?

Bila Anda memiliki gejala seperti di atas, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis (bedah) ortopedi. Pemeriksaan rontgen (sinar-X) dapat menunjukkan hilangnya ruang tulang rawan pada soket dan mengungkapkan penampilan tulang Рtulang pada sendi pinggul. Apakah perlu operasi atau tidak, keputusannya harus Anda diskusikan dengan dokter dan keluarga Anda.

Sebelum mempertimbangkan operasi, dokter mungkin menganjurkan latihan untuk memperkuat otot-otot sekitar pinggul, berjalan dengan alat bantu seperti tongkat untuk mengurangi tekanan pada sendi, dan obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit dan peradangan.

Jika latihan dan obat-obatan tidak mengurangi rasa sakit dan meningkatkan fungsi sendi, dokter mungkin menyarankan operasi korektif yang lebih sederhana. Salah satunya adalah osteotomi. Prosedur ini melibatkan pemotongan dan penyelarasan tulang, untuk menggeser titik berat badan dari permukaan tulang yang rusak dan menyakitkan ke yang lebih sehat. Pemulihan dari osteotomi memerlukan waktu 6 sampai 12 bulan.

Jika perawatan di atas tidak cukup, penggantian pinggul adalah pilihan terakhir yang tepat untuk Anda. Operasi penggantian pinggul adalah prosedur yang aman dan efektif untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan gerak, dan membantu Anda kembali beraktivitas secara normal.  Sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1960, operasi ini termasuk salah satu jenis operasi yang paling tinggi tingkat kesuksesannya.

Cara pembedahan

Operasi penggantian pinggul dapat dilakukan secara tradisional atau dengan minimal invasif. Dalam operasi tradisional, ahli bedah ortopedi membuat sayatan lebar melalui beberapa otot di sekitar pinggul untuk mengekspos sendi. Kemudian ahli bedah mengambil tulang dan tulang rawan yang rusak dan mengganti mereka dengan sendi buatan. Pada bedah minimal invasif, ahli bedah membuat satu atau dua sayatan yang jauh lebih kecil di antara otot-otot belakang, samping, atau depan pinggul. Waktu pemulihan untuk operasi minimal invasif lebih pendek daripada operasi tradisional.

Terlepas dari jenis operasi yang dilakukan, sendi buatan akan ditempatkan dengan cara menempelkan bola sendi baru pada bagian atas tulang paha, dan menempelkan soket baru pada panggul. Peluncur (spacer) ditempatkan di antara bola dan soket baru untuk memungkinkan permukaannya saling meluncur dengan mulus. Sekrup atau semen kadang-kadang digunakan untuk menahan soket di tempatnya.

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka. Masukkan alamat e-mailmu:
    Uricocid - 60 harga produk
    60ribu
    Uricocid