6 February 2012
  • Tentang Kami
  • Terkini & Terpopuler
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

7 Tips Menjaga Kesehatan Mata

Jan 2012 Kategori: Kesehatan mata, Populer Blm ada komentar

Tahukah Anda bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 180 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan, dan sekitar 40-45 juta di antaranya buta? Setidaknya 7 juta orang di dunia menjadi buta setiap tahun. Tragisnya, sebanyak 80% kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan yang serius sebenarnya bisa dihindari.

Oleh karena itu, jangan anggap enteng kesehatan mata Anda. Lindungilah mata dan penglihatan Anda dengan tujuh tips berikut:

1. Berhenti merokok

Anda pasti sudah tahu bahwa merokok merugikan kesehatan. Namun, mungkin Anda belum tahu bahwa ada kaitan langsung antara merokok dan masalah mata. Jika Anda perokok, Anda berpeluang mengembangkan sejumlah penyakit mata seperti katarak, degenerasi makula, sindrom mata kering dan kerusakan saraf optik. Jika Anda sudah mencoba untuk berhenti merokok sebelumnya dan gagal, cobalah lagi. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak Anda mencoba untuk berhenti merokok, semakin besar peluang keberhasilan Anda.

Baca lanjutannya »
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Risiko Anda Terkena Serangan Jantung dan Stroke Mungkin Melebihi yang Diperkirakan

Jan 2012 Kategori: Kardiovaskuler, Pengetahuan populer Blm ada komentar

Risiko Anda terkena serangan jantung dan stroke mungkin jauh lebih tinggi daripada yang Anda kira. Sebuah penelitian di AS yang diterbitkan pada Rabu (26/1/12) menunjukkan bahwa merokok, diabetes, tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi dapat secara signifikan meningkatkan risiko mengalami serangan jantung atau stroke di suatu waktu dalam hidup Anda.

“Kebanyakan penelitian sampai saat ini berfokus pada pengaruh jangka pendek dari faktor-faktor risiko tersebut, seperti 5 sampai 10 tahun, sehingga memberikan gambaran jangka panjang yang tidak realistis,” simpul penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine tersebut. Kesimpulan itu didasarkan pada data yang dikumpulkan sebagai bagian dari Cardiovascular Risk Pooling Lifetime Project, sebuah penelitian jangka panjang yang memantau lebih dari 250.000 pria dan wanita selama lebih dari 50 tahun. Selama penelitian, faktor-faktor risiko serangan jantung dan stroke yaitu tekanan darah, tingkat kolesterol, status merokok, dan status diabetes  diukur setiap sepuluh tahun sekali yaitu pada usia 45, 55, 65 dan 75 tahun. Setiap faktor risiko diberi nilai untuk total kolesterol lebih besar dari 180 mg/ dl, tekanan darah yang tidak diobati lebih dari 120/80, merokok dan diabetes.

Laki-laki berusia 45 tahun yang tidak memiliki satu pun faktor risiko tersebut seumur hidup hanya berisiko 1,4% terkena serangan jantung atau stroke. Untuk laki-laki yang memiliki dua dari empat faktor itu, risikonya meningkat hampir 50%. Wanita berusia 45 tahun yang tidak memiliki satupun faktor risiko itu, berisiko 4,1% terkena serangan jantung atau stroke seumur hidupnya, jauh lebih tinggi dibandingkan pada laki-laki sehat. Namun, wanita yang memiliki dua atau lebih faktor tersebut risikonya hanya naik sebesar 30,7%. Wanita secara umum memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke dalam masa hidup mereka dibandingkan laki-laki, tetapi berisiko lebih rendah terkena serangan jantung.

Baca lanjutannya »
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz
  • Page 2 of 217
  • <
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • ...
  • 217
  • >
  • Google

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan