Pemeriksaan Diagnostik dengan Ultrasonografi

Ultrasonografi (ultrasound) atau USG adalah metode diagnostik yang menggunakan resonansi gelombang suara frekuensi tinggi untuk membentuk gambar jaringan dan organ tubuh.

Ultrasonografi dikembangkan dari teknologi SONAR yang mulai digunakan pada Perang Dunia II untuk navigasi laut. Pada 1950-an, para ilmuwan mulai memanfaatkan teknologi itu untuk pemindaian tubuh manusia, dengan gambar-gambar awal tampak seperti rekaman seismograf (pencatat gempa bumi) yaitu berupa garis-garis. Pada 1970-an, pencitraan pertama yang menampilkan penampang anatomi manusia mulai dihasilkan. Berkat kemajuan komputer, kini USG dapat memberikan gambar visual yang dinamis dan rinci mengenai tubuh manusia. Sebagian mesin USG bahkan bisa menampilkan gambar berwarna.

Bagaimana pemindaian dilakukan?

Ketika menjalani pemindaian, dokter akan menempatkan alat yang disebut probe atau transducer pada kulit di atas bagian tubuh Anda yang diperiksa. Probe itu berbentuk seperti pena tumpul yang lebar. Pelumas jeli dioleskan pada kulit Anda agar probe dapat meluncur dengan baik pada kulit Anda. Probe dihubungkan dengan kabel ke mesin USG, yang terhubung ke monitor. Sinyal gelombang suara dikirimkan terus-menerus oleh probe selama pemindaian. Gema yang terpantul dari jaringan dan organ tubuh akan terdeteksi oleh probe dan dikirimkan ke mesin USG untuk diolah dan ditampilkan sebagai gambar di monitor. Gambar akan terus-menerus diperbarui sehingga pemindaian bisa menunjukkan gambar yang bergerak. Misalnya, janin yang bergerak di dalam rahim atau katup jantung yang membuka dan menutup. Dokter dapat memindah-mindah posisi probe di atas kulit untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda.

Pemindaian USG umumnya dilakukan dari luar tubuh. Namun, prosedur USG tertentu dilakukan dengan memasukkan probe khusus ke dalam tubuh, misalnya ke dalam vagina (untuk pemeriksaan rahim atau panggul), rektum (untuk pemeriksaan prostat ) atau esofagus (untuk pemeriksaan jantung dan paru).

Pemindaian biasanya berlangsung  10-45 menit, tergantung pada bagian tubuh yang diperiksa. Rekaman hasilnya kemudian dapat dicetak sebagai gambar diam atau direkam sebagai video untuk interpretasi lebih lanjut.

Persiapan USG

Beberapa pemeriksaan USG memerlukan persiapan khusus sebelumnya. Misalnya, Anda mungkin diminta untuk berpuasa selama beberapa jam sebelum pemindaian perut bagian atas. Pemindaian panggul mungkin memerlukan kandung kemih dalam keadaan kosong.

Pada prosedur khusus yang disebut Contrast Enhanced Ultrasound (CEUS) yang mempelajari aliran darah, larutan gas gelembung mikro disuntikkan ke dalam aliran darah sebagai agen kontras sebelum pemindaian dilakukan.

Kegunaan USG

Penggunaan USG paling banyak adalah untuk mempelajari janin dalam kandungan (kehamilan), organ perut, panggul, otot dan tendon, payudara, jantung dan pembuluh darah. Keunggulan USG dibandingkan dengan MRI adalah kemudahan operasionalnya, ketersediaannya yang lebih luas (karena harga yang lebih terjangkau) dan interaktivitasnya karena memberikan gambar dinamis secara langsung. Dibandingkan CT dan rontgen, USG memiliki keunggulan karena tidak radioaktif. Namun demikian, USG memiliki keterbatasannya sendiri, misalnya untuk penyelidikan jaringan yang terhalang tulang dan kondisi otak dan neurologis yang kompleks. Setiap perangkat memiliki bidang penerapan masing-masing di mana mereka paling tepat digunakan.

  • Kehamilan: untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, termasuk bila ada kelainan (seperti spina bifida). Lihat 7 Manfaat USG Kehamilan untuk informasi lebih lanjut.
  • Organ perut: untuk menyelidiki sakit perut, mual, muntah , suara abnormal dan benjolan. Struktur yang diperiksa mungkin termasuk kandung empedu, saluran empedu, hati, pankreas, limpa, ginjal dan pembuluh darah besar. USG sulit untuk memeriksa struktur yang mengandung udara seperti lambung dan usus karena udara tidak memantulkan gelombang suara.
  • Panggul: untuk menyelidiki nyeri panggul wanita atau keluhan haid tidak normal, fibroid, kista atau kondisi lain yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita.
  • Otot dan tendon: untuk memeriksa daerah seperti bahu, pinggul atau siku.
  • Payudara: untuk menyelidiki lebih lanjut kelainan yang ditemui pada pemeriksaan fisik atau mammogram.
  • Jantung dan pembuluh darah: USG untuk jantung disebut juga sebagai ekokardiogram, yang dapat memeriksa ukuran, bentuk dan gerakan jantung.  Ekokardiogram dapat menyelidiki berbagai kelainan dalam struktur jantung, irama jantung, katup dan aliran darah jantung, dll. Jenis khusus ultrasonografi yang disebut USG Doppler digunakan untuk mendeteksi kecepatan dan arah aliran darah di daerah tertentu tubuh seperti arteri leher dan vena kaki.
  • Organ lainnya: untuk menyelidiki berbagai kondisi di mata, sistem kemih, dan jaring lunak lainnya.

Efek samping

USG adalah prosedur yang sangat aman dan tanpa efek samping  apa pun. Pemindaiannya sendiri tidak menyebabkan rasa sakit dan umumnya non-invasif (di luar tubuh), sehingga Anda tidak memerlukan waktu pemulihan.

——
image source: wikipedia.org

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Berlangganan
Nama: 
Alamat email Anda:*
Please enter all required fields
Correct invalid entries
Buku best seller nasional oleh dr Salma. Tiga kali cetak ulang hanya dalam 6 bulan setelah terbit! Segera dapatkan di toko-toko buku kesayangan Anda!