18 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Perilaku Psikopat Mirip dengan Penderita Cedera Otak

Kategori: kesehatan jiwa, Pengetahuan populer Blm ada komentar

Sebuah studi Universitas Haifa baru-baru ini telah menemukan bahwa psikopat memiliki perilaku mirip dengan orang yang mengalami cedera serius pada anterior tengkorak.

Para ilmuwan memeriksa 17 orang yang telah didiagnosis oleh psikiater sebagai psikopat dan tidak menderita kerusakan otak apa pun yang diketahui dan 25 orang lain yang menderita cedera lobus frontal. Setiap peserta menjalani tes komputerisasi untuk memeriksa kemampuan mengenali perasaan orang lain dan kemampuan menunjukkan empati terhadap emosi orang lain. Mereka juga Working on my Snapey sneerphoto © 2009 Selena N. B. H. | more info (via: Wylio) diuji untuk mengetahui kemampuan memahami pikiran orang lain. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa kedua kelompok menunjukkan kesulitan yang sama dalam menunjukkan empati. Sebagai perbandingan, individu yang tidak memiliki gangguan mental atau tidak mengalami cedera otak sejenis memberikan respon positif dalam kemampuan mengenali perasaan dan pikiran orang lain.

Penelitian sebelumnya oleh Dr Shamay-Tsoory telah memeriksa orang-orang dengan cedera kepala frontal, yaitu kerusakan pada bagian otak yang bertanggung jawab untuk fungsi emosional. Dia mendapati orang yang menderita kerusakan otak di area itu mengalami kesulitan menunjukkan empati. Setelah mengamati kekurangan emosional serupa dalam perilaku psikopat, dia tertarik untuk melihat apakah ada kesamaan di antara kedua kasus.

“Temuan kami menunjukkan bahwa orang yang memiliki gejala psikopat bersikap seolah-olah mereka menderita kerusakan otak frontal,” kata Dr Simone Shamay-Tsoory, yang memimpin penelitian itu.

Psikopati adalah gangguan kepribadian yang diekspresikan dengan perilaku anti-sosial yang ekstrim dan sengaja merugikan orang lain, termasuk kurangnya kasih sayang dan empati. Perilaku tersebut diduga disebabkan ketidakmampuan untuk memahami kondisi emosi orang lain.

Dengan penemuan ini, harapan para peneliti otak tertuju pada bentuk-bentuk baru terapi. Karena psikopat berperilaku seperti orang dengan cedera otak, mereka juga dapat memperoleh manfaat dari pilihan penanganan yang sama.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Gula Fruktosa Membuat Anda Bodoh
  • Siapa Bilang Pria Selalu Berpikiran Mesum?
  • Semakin Banyak Buah dan Sayuran, Semakin Kurang Risiko Penyakit Jantung
  • Vitamin C Mencegah Penyakit Asam Urat
  • Wanita Bergolongan Darah O Kurang Subur di Usia Tigapuluhan

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.