web analytics

Kontrasepsi

Pil Kontrasepsi


  Diposting tgl: 13 Maret 2012

Nama lain: Kontrasepsi oral, pil KB.

Pil kontrasepsi adalah tablet oral yang berisi hormon sintetis (progesteron dan / atau estrogen) seperti yang diproduksi oleh tubuh untuk mengatur siklus menstruasi.

Metode Kerja

Progesteron dan  estrogen menghentikan ovulasi bulanan. Karena tidak ada ovulasi maka tidak ada kehamilan. Selain itu, hormon mengentalkan lendir serviks, sehingga lebih sulit bagi sperma untuk melewati serviks, dan membuat lapisan tipis di rahim sehingga kurang kondusif bagi kehamilan.

Cara Pemakaian

Anda biasanya mendapatkan paket yang biasanya berisi 21 pil yang diambil satu setiap hari selama tiga minggu. Pada akhir minggu ketiga, Anda mengambil jeda seminggu. Selama tujuh hari itu, Anda akan mendapatkan menstruasi Anda.

Jika menginginkan, Anda dapat mengambil tujuh pil ‘dummy’  selama istirahat seminggu. Pil ini tidak ada efeknya sama sekali, hanya untuk membuat Anda tidak kehilangan disiplin meminum pil setiap hari.  Setelah istirahat seminggu, Anda memulai paket berikutnya. Jadi, tiga minggu jalan dan tiga minggu berhenti, sepanjang tahun.

Variasi lain, ada merek-merek pil tertentu yang hanya mengambil jeda 2 hari dalam sebulan.

Efektivitas

Peluang  TIDAK mendapatkan kehamilan dengan kontrasepsi ini adalah 95% - 99% . Antara 1-5 per 100 wanita dapat menjadi hamil meskipun telah melakukan penggunaan yang tepat.

Kelebihan

  • Tidak mengganggu kehidupan seksual.
  • Siklus menstruasi menjadi teratur.
  • Mengurangi perdarahan dan kram menstruasi .
  • Mengurangi  jerawat (tidak selalu).
  • Mengurangi risiko kanker ovarium dan endometrium.
  • Metode yang paling populer digunakan.

Kekurangan

  • Metode kontrasepsi reversibel yang hanya diberikan dengan resep.
  • Harus diambil setiap hari pada waktu yang sama.
  • Peningkatan risiko serangan jantung, stroke, atau bekuan darah (di paru-paru, kaki, atau lengan), terutama pada wanita yang merokok lebih dari 10 batang sehari, atau berusia lebih dari 35 tahun dan merokok.
  • Kemungkinan mengubah suasana hati atau depresi.
  • Dapat menurunkan hasrat seksual.
  • Tidak mencegah penyakit menular seksual.

Efek Samping

Selama beberapa paket pertama pil KB, banyak wanita mendapatkan efek samping kecil, seperti:
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri payudara
  • Sedikit kenaikan berat badan
  • Sedikit perdarahan di antara menstruasi
Efek samping biasanya menghilang setelah paket pertama. Jika tidak, mungkin perlu beralih ke merek lain. Pil kontrasepsi kadang-kadang dapat menyebabkan masalah serius seperti perdarahan trombosis dalam (deep vein thrombosis /DVT) atau pembekuan darah, serangan jantung dan stroke. Untungnya, kejadian ini jarang terjadi.