Susu Almond yang Enak, Sehat, dan Bergizi

susu almondOleh: Elisa Novita

Siapa yang tidak suka susu? Hampir semua kalangan menyukainya, dari anak kecil hingga lansia menyukai minuman yang menyengarkan ini. Namun sayang ada beberapa orang yang tidak menyukai, bahkan alergi dengan susu sapi. Bagi Anda yang tidak dapat mengosumsi susu sapi Anda bisa mencoba susu yang terbuat dari kacang-kacangan, salah satu contohnya yaitu susu almond atau biasa terkenal dengan “almond milk”.

Susu almond ini sedang menjadi hit dan populer di kalangan remaja dan ibu-ibu muda. Kandungan lemak baik, vitamin E, dan asam folatnya yang cukup tinggi membuat susu almond menjadi favorit pencinta hidup sehat. Seperti halnya susu kedelai, susu almond bisa menjadi pengganti susu sapi karena bebas laktosa dan kasein (protein susu sapi) yang menjadi alergen (pemicu alergi) bagi sebagian orang.

Di Indonesia mulai banyak orang yang menjual susu almond namun belum ada industri yang membuatnya. Kebanyakan dari mereka menjual produk buatan rumah (homemade). Keuntungan susu almond homemade adalah lebih segar dan sehat karena enzim dan zat gizinya tidak rusak oleh pemanasan seperti halnya ketika dibuat dari bubuk instan.

Cara membuat susu almond

Cara pembuatan susu ini mirip dengan pembuatan susu kedelai, sangat mudah namun perlu kesabaran yang tinggi karena kacang almond harus direndam semalaman dulu sebelum esok harinya dapat dihaluskan dengan blender lalu disaring. Pembuatan susu almond tidak memerlukan proses pemasakan.

Kandungan gizi susu almond

Almond yang merupakan keluarga kacang-kacangan mempunyai kandungan nutrisi yang sangat kompleks yaitu: vitamin E, serat, selenium, magnesium, seng, mangan, natrium, fosfor, zat besi, kalsium, tembaga, dan juga asam amino triptofan. Sejumlah penelitian telah membuktikan khasiat almond untuk memelihara kesehatan. Penelitian-penelitian tersebut menemukan bahwa almond kaya akan serat dan protein. Kacang dengan citarasa gurih ini juga mengandung 15 nutrisi penting dan antioksidan yang berkhasiat mencegah gangguan pada pembuluh darah dan jantung. Kandungan yang terdapat dalam susu almond adalah: kalori: 60 kalori, serat: 1 gram, lemak: 2,5 gram, kalium: 180 miligram, protein: 2 gram, kalsium: 200 miligram, karbohidrat: 10 gram, gula: 7 gram.

Namun sayangnya protein dalam kandungan susu ini lebih rendah dari susu sapi sehingga kurang cocok bagi balita dan anak-anak yang masih membutuhkan banyak protein.

Manfaat bagi Kesehatan

  1. Mencegah penyakit jantung. Bagi Anda yang ingin mencegah resiko jantung, Anda bisa mengosumsi susu ini karena memiliki lemak tak jenuh dan flavonoid yang baik untuk mencegah penyakit jantung.
  2. Mencegah kerusakan kulit. Susu almond mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi sehingga membantu menguatkan membran sel-sel tubuh kita dan membuatnya terhindar dari kerusakan.
  3. Mengurangi risiko kanker. Sifat antioksidan dari susu almond salah satunya berasal dari kandungan vitamin E yang dibutuhkan untuk menangkal radikal bebas penyebab penyakit-penyakit kronis seperti kanker. Antioksidan dari vitamin E bisa menekan pertumbuhan sel-sel kanker di tubuh kita.
  4. Baik untuk pertumbuhan tulang. Susu almond memiliki kandungan kalsium cukup tinggi dan mampu memenuhi 30% kebutuhan harian tubuh untuk kalsium. Bagi usia remaja yang masih dalam tahap pertumbuhan, minuman ini cocok untuk membantu mempercepat pertumbuhan tulang.
  5. Memperbaiki struktur sel otot. Karena mengandung vitamin B, zat besi dan ribovlafin, susu almond juga membantu memperbaiki struktur sel otot yang rusak.
  6. Menunjang program diet. Kandungan lemak jenuh dalam susu ini sedikit sehingga dapat menunjang program diet Anda. Ditambah dengan kandungan mangan, tembaga, ribovlafin, dan karbohidrat, susu ini dapat membuat energi Anda tetap terpenuhi selama program diet.
  7. Mengatasi hipertensi. Susu almond membuat tubuh melepaskan potasium yang dapat mengendalikan tekanan darah sehingga aliran darah dapat berjalan normal.

Masih banyak lagi manfaat yang terdapat dalam susu almond. Namun meskipun sehat untuk semua kalangan, susu almond terbuat dari kacang-kacangan sehingga tetap mengandung kalori dan lemak meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit dibanding susu hewani.

Image source : tumblr.com
—————————–
Tentang Penulis:
ELISA NOVITA adalah mahasiswi Program S1 desain Interior Universitas Kristen Petra, Surabaya. Diharapkan tulisan ini dapat membantu pembaca untuk memulai hidup sehat dengan cara yang mudah.

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Berlangganan
Nama: 
Alamat email Anda:*
Please enter all required fields
Correct invalid entries
Buku best seller nasional oleh dr Salma. Tiga kali cetak ulang hanya dalam 6 bulan setelah terbit! Segera dapatkan di toko-toko buku kesayangan Anda!