<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" ><channel><title>MajalahKesehatan.com &#187; toksoplasmosis</title> <atom:link href="http://majalahkesehatan.com/tag/toksoplasmosis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://majalahkesehatan.com</link> <description>Sumber Informasi Kesehatan Anda</description> <lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:24:54 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator><div id='fb-root'></div><script type='text/javascript'>window.fbAsyncInit=function()
{FB.init({appId:null,status:true,cookie:true,xfbml:true});};(function()
{var e=document.createElement('script');e.async=true;e.src=document.location.protocol+'//connect.facebook.net/id_ID/all.js';document.getElementById('fb-root').appendChild(e);}());</script><item><title>4 Indikasi Medis Aborsi</title><link>http://majalahkesehatan.com/4-indikasi-medis-aborsi/</link> <comments>http://majalahkesehatan.com/4-indikasi-medis-aborsi/#comments</comments> <pubDate>Sun, 03 Oct 2010 23:00:05 +0000</pubDate> <dc:creator>dr Salma</dc:creator> <category><![CDATA[Kehamilan]]></category> <category><![CDATA[bayi]]></category> <category><![CDATA[keguguran]]></category> <category><![CDATA[kehamilan]]></category> <category><![CDATA[toksoplasmosis]]></category><guid isPermaLink="false">http://majalahkesehatan.com/?p=1072</guid> <description><![CDATA[<a href="http://majalahkesehatan.com/4-indikasi-medis-aborsi/"><img align="left" hspace="5" width="90" height="90" src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/uploads/2010/06/aborsi-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="aborsi" /></a>Aborsi adalah terhentinya kehamilan sebelum janin dapat bertahan hidup di luar rahim. Menurut medis, aborsi bisa disengaja atau spontan. Namun, orang awam biasanya menyebut aborsi hanya untuk penghentian kehamilan yang disengaja, sedangkan penghentian kehamilan spontan disebut keguguran (bila usia kehamilan di bawah 20 minggu).  Bila janin lahir setelah sekitar 20 minggu kehamilan, maka disebut kelahiran mati (jika lahir [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<div class='wpfblike' style='height: 40px;'><fb:like href='http://majalahkesehatan.com/4-indikasi-medis-aborsi/' layout='default' show_faces='false' width='600' action='like' colorscheme='evil' send='false' /></div><p><a href="http://majalahkesehatan.com/wp-content/uploads/2010/06/aborsi.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1074" style="margin: 10px;" title="aborsi" src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/uploads/2010/06/aborsi-299x300.jpg" alt="" width="299" height="300" /></a>Aborsi adalah terhentinya <a href="http://majalahkesehatan.com/tiga-trimester-kehamilan/">kehamilan</a> sebelum janin dapat bertahan hidup di luar rahim. Menurut medis, aborsi bisa disengaja atau spontan. Namun, orang awam biasanya menyebut aborsi <strong>hanya</strong> untuk penghentian kehamilan yang disengaja, sedangkan penghentian kehamilan spontan disebut <a href="http://majalahkesehatan.com/bagaimana-mencegah-keguguran-kandungan/">keguguran</a> (bila usia kehamilan di bawah 20 minggu).  Bila janin lahir setelah sekitar 20 minggu kehamilan, maka disebut kelahiran mati (jika lahir mati) atau prematur (jika lahir hidup).</p><p><strong>Apa penyebab aborsi? </strong></p><p><strong></strong>Salah satu alasan utama aborsi adalah ibu tidak menginginkan anaknya lahir. <strong>Anomali janin </strong>yang menyebabkan bayi akan terlahir cacat mental/fisik yang parah pada beberapa kasus juga membuat beberapa orang memutuskan untuk menggugurkan kandungan. Penyebab kelainan janin yang utama antara lain: kelainan genetik pada kromosom (20-25%), <a href="http://majalahkesehatan.com/hati-hati-dengan-toksoplasmosis/">infeksi </a>(3-5%), penyakit ibu (4%), efek samping obat dan terapi (&lt;1%).  Namun kedua alasan itu tidak dapat dibenarkan menurut agama maupun hukum. Aborsi tanpa indikasi medis adalah <strong>pembunuhan</strong>.</p><p>Aborsi hanya diperbolehkan atas rekomendasi dokter, di antaranya:</p><ul><li><strong>Penyakit pada ibu</strong> di mana bila kehamilan dilanjutkan, nyawa ibu akan terancam. Dokter mempertimbangkan risiko kehidupan ibu berdasarkan kondisi saat ini maupun perkembangan dan komplikasinya di masa mendatang. Termasuk dalam penyakit yang menyebabkan kehamilan harus dihentikan adalah <strong>keganasan kanker.</strong> Total kejadian keganasan selama kehamilan diperkirakan 1 kasus per 1000 kehamilan. Kanker yang paling umum ditemukan pada wanita hamil antara lain: <a href="http://majalahkesehatan.com/mengenal-kanker-serviks/">kanker serviks</a> (1 per 2200 kehamilan), <a href="http://majalahkesehatan.com/jenis-kanker-payudara/">kanker payudara</a> (1 per 3.000 kehamilan), dan melanoma (0,14-2,8 per 1000 kehamilan).</li><li><strong><a href="http://majalahkesehatan.com/kehamilan-di-luar-rahim-kehamilan-ektopik/">Kehamilan di luar rahim</a></strong><strong> (kehamilan ektopik).</strong></li><li><strong>Bayi tidak berkembang/meninggal</strong></li></ul><p><strong>Bagaimana cara aborsi? </strong></p><p>Sampai dengan kehamilan usia 49 hari, penghentian kehamilan bisa dilakukan melalui obat-obatan. Setelah 50 hari, aborsi hanya bisa dilakukan dengan dilatasi, kuretase, atau menggunakan alat pengisap (induksi). Dari bulan keempat, kuret tidak bisa lagi dilakukan sehingga harus melalui induksi atau bahkan <a href="http://majalahkesehatan.com/sekilas-tentang-histerektomi/">histerektomi</a> (pada kasus tertentu).</p><p>Aborsi pada awal kehamilan merupakan operasi kecil yang dapat dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan cukup singkat.  Aborsi yang dilakukan oleh orang yang tidak memenuhi syarat atau tidak steril, berisiko bagi pasien mengalami infeksi, perdarahan, infertilitas masa depan atau bahkan kematian.<br /><h3 class='related_post_title'>Artikel terkait:</h3><ul class='related_post'><li><a href='http://majalahkesehatan.com/making-a-baby-segala-yang-perlu-anda-ketahui-untuk-bisa-hamil/' title='MAKING A BABY: Segala yang Perlu Anda Ketahui untuk Bisa Hamil'>MAKING A BABY: Segala yang Perlu Anda Ketahui untuk Bisa Hamil</a></li><li><a href='http://majalahkesehatan.com/asam-folat-bagi-ibu-hamil/' title='Asam Folat Bagi Ibu Hamil'>Asam Folat Bagi Ibu Hamil</a></li><li><a href='http://majalahkesehatan.com/makanan-ibu-menyusui/' title='Makanan Ibu Menyusui'>Makanan Ibu Menyusui</a></li><li><a href='http://majalahkesehatan.com/tiga-tahap-persalinan-normal/' title='Tiga Tahap Persalinan Normal'>Tiga Tahap Persalinan Normal</a></li><li><a href='http://majalahkesehatan.com/bagaimana-mencegah-keguguran-kandungan/' title='Bagaimana Mencegah Keguguran Kandungan'>Bagaimana Mencegah Keguguran Kandungan</a></li></ul> Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:<a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://twitter.com/home?status=4%20Indikasi%20Medis%20Aborsi%20-%20http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/twitter.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Twitter" alt="Twitter" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.printfriendly.com/print/new?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/pdf.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="PDF" alt="PDF" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.printfriendly.com/print/new?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/printfriendly.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Print" alt="Print" /></a><a rel="nofollow" target="_blank" title="Add to favorites" href="#" onclick="AddToFavorites(); return false;"><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/addtofavorites.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F&amp;t=4%20Indikasi%20Medis%20Aborsi" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/facebook.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Facebook" alt="Facebook" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.google.com/reader/link?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F&amp;title=4%20Indikasi%20Medis%20Aborsi&amp;srcURL=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2F4-indikasi-medis-aborsi%2F&amp;srcTitle=MajalahKesehatan.com+Sumber+Informasi+Kesehatan+Anda" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/googlebuzz.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Google Buzz" alt="Google Buzz" /></a><br/><br/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://majalahkesehatan.com/4-indikasi-medis-aborsi/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 10/18 queries in 0.046 seconds using disk: basic
Content Delivery Network via majalahkesehatan.com

Served from: www.majalahkesehatan.com @ 2012-02-06 16:22:56 -->
