<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" ><channel><title>MajalahKesehatan.com &#187; tulang</title> <atom:link href="http://majalahkesehatan.com/tag/tulang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://majalahkesehatan.com</link> <description>Sumber Informasi Kesehatan Anda</description> <lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:24:54 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator><div id='fb-root'></div><script type='text/javascript'>window.fbAsyncInit=function()
{FB.init({appId:null,status:true,cookie:true,xfbml:true});};(function()
{var e=document.createElement('script');e.async=true;e.src=document.location.protocol+'//connect.facebook.net/id_ID/all.js';document.getElementById('fb-root').appendChild(e);}());</script><item><title>Osteoporosis: Tulang Keropos Yang Membahayakan</title><link>http://majalahkesehatan.com/osteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan/</link> <comments>http://majalahkesehatan.com/osteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan/#comments</comments> <pubDate>Fri, 24 Jul 2009 20:38:23 +0000</pubDate> <dc:creator>dr Salma</dc:creator> <category><![CDATA[Tulang & Sendi]]></category> <category><![CDATA[osteoporosis]]></category> <category><![CDATA[tulang]]></category><guid isPermaLink="false">http://majalahkesehatan.com/?p=269</guid> <description><![CDATA[<a href="http://majalahkesehatan.com/osteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan/"><img align="left" hspace="5" width="90" src="../wp-content/uploads/2009/07/gambar-osteoporosis-300x204.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="gambar osteoporosis" title="gambar osteoporosis" /></a>Osteoporosis berasal dari bahasa Yunani, osteo = tulang dan porosis= penuh dengan lubang. Osteroporosis adalah penyakit tulang keropos yang meningkatkan risiko patah tulang di usia tua. Diagnosis Osteoporosis didiagnosis melalui pengukuran kerapatan tulang (Bone Mineral Density). Hasil pengukuran dikenal dengan nama T-score, yaitu jumlah standar variasi di atas atau di bawah rata-rata BMD pria/wanita sehat [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<div class='wpfblike' style='height: 40px;'><fb:like href='http://majalahkesehatan.com/osteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan/' layout='default' show_faces='false' width='600' action='like' colorscheme='evil' send='false' /></div><p>Osteoporosis berasal dari bahasa Yunani, <em>osteo</em> = tulang dan <em>porosis</em>= penuh dengan lubang. Osteroporosis adalah penyakit tulang keropos yang meningkatkan risiko patah tulang di usia tua.</p><h3>Diagnosis</h3><p>Osteoporosis didiagnosis melalui pengukuran kerapatan tulang (<em>Bone Mineral Density</em>). Hasil pengukuran dikenal dengan nama T-score, yaitu jumlah standar variasi di atas atau di bawah rata-rata BMD pria/wanita sehat usia 30 tahun. <em>World Health Organization</em> (WHO) memberikan klasifikasi BMD sebagai berikut:</p><table style="float: right; margin-left: 15px; margin-right: 0px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0"><tbody><tr valign="top"><td style="text-align: center;" colspan="3" width="305" valign="top"><span class="style10"><strong>Definisi WHO mengenai Osteoporosis<br /> </strong></span><br /> <strong>Menurut T-Score</strong></td></tr><tr><td width="81" valign="center">Contoh</td><td width="96" valign="center">Cakupan</td><td width="96" valign="center">Kategori BMD</td></tr><tr><td width="81" valign="top">1.0<br /> 0.5<br /> 0<br /> -0.5<br /> -1.0</td><td width="96" valign="center">-1 ke atas</td><td width="118" valign="center">Normal</td></tr><tr><td width="81" valign="center">-1.5<br /> -2.0</td><td width="96" valign="center">-1 s.d. -2.5</td><td width="118" valign="center">Osteopenia</td></tr><tr><td width="81" valign="center">-2.5<br /> -3.0<br /> -3.5<br /> -4.0</td><td width="96" valign="center">-2.5 ke bawah</td><td width="118" valign="center">Osteoporosis</td></tr></tbody></table><p><em>T score</em> di atas -1 adalah normal. Bila Anda memiliki <em>T score</em> antara -1.0 dan -2.5 , maka Anda dikatakan mengidap osteopenia (kerapatan tulang rendah, tetapi belum dianggap rawan). Anda disebut terkena Osteoporosis bila<em> T score </em>Anda -2.5 atau lebih rendah.</p><h3>Apakah penyebab osteoporosis?</h3><p>Saat kita beranjak tua, tulang-tulang kita menjadi menipis karena setelah usia 30 tahun tingkat pembuatan sel tulang baru lebih rendah dari tingkat kehilangan/kerusakan sel tulang. Bila hal itu terjadi, tulang akan kehilangan mineral, massa dan struktur <strong>sehingga membuatnya lemah dan mudah patah</strong>.</p><p>Selain penuaan, BMD rendah dapat disebabkan pula olah kelainan gastrointestinal (gastrektomi, radang saluran pencernaan, kelainan kelenjar pankreas, dll), kelainan bawaan (Ehlers-Danlos syndrome, Marfan syndrome, and homokistinuria), kelainan pola makan (anoreksia nervosa, bulimia nervosa), dan lainnya.</p><p>Evaluasi medis yang menyeluruh, termasuk riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik, dapat menunjukkan apakah ada penyebab sekunder yang mengakibatkan osteoporosis.<br /> <img class="alignright" title="gambar osteoporosis" src="../wp-content/uploads/2009/07/gambar-osteoporosis-300x204.jpg" alt="gambar osteoporosis" width="240" height="163" /></p><h3>Siapa yang berisiko?</h3><p>Baik wanita maupun pria sama-sama rentan terkena osteoporosis bila mereka gagal mendapatkan kerapatan tulang maksimal di usia 30 tahun. <strong>Peak BMD</strong> (BMD saat usia 30 tahun) diketahui memiliki pengaruh terbesar terhadap perkembangan osteoporosis. Kenaikan <em>peak BMD</em> sebesar 10%, misalnya, dapat menangguhkan osteoporosis hingga 13 tahun.</p><p>Perempuan lebih berisiko terkena dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan perempuan memiliki <em>peak BMD</em> lebih rendah dan karena kecepatan kehilangan massa tulang meningkat akibat perubahan hormonal pasca menopause.</p><h3>Pencegahan dan Perawatan</h3><p>Osteoporosis dapat dicegah dan dihambat dengan konsumsi makanan yang berkadar <a href="http://majalahkesehatan.com/beberapa-fakta-penting-mengenai-kalsium/">kalsium </a>dan <a href="http://majalahkesehatan.com/vitamin-d-dan-kesehatan-tulang/">vitamin D </a>tinggi, olah raga yang menahan beban tubuh (berjalan, berlari, push-up) atau beban lain (angkat barbel, dll) dan gaya hidup sehat (menghentikan rokok, minuman beralkohol dan berkafein). <a href="http://majalahkesehatan.com/8-bahaya-merokok-yang-wajib-diketahui/">Merokok</a> dan kafein meningkatkan sekresi kalsium di urin sehingga mempercepat pengeroposan tulang. Alkohol dapat mengganggu fungsi hati/ginjal dalam proses metabolisme kalsium.</p><p>Obat-obatan sejenis <em>calcitonin, alendronate </em>dan<em> risedronate </em>dapat menghambat osteoporosis, tetapi harus dikonsumsi dengan resep dokter. Dokter akan memberikannya setelah mempertimbangkan tingkat kesehatan dan risiko Anda terkena patah tulang di masa mendatang.<br /><h3 class='related_post_title'>Artikel terkait:</h3><ul class='related_post'><li><a href='http://majalahkesehatan.com/beberapa-fakta-penting-mengenai-kalsium/' title='Beberapa Fakta Penting Mengenai Kalsium'>Beberapa Fakta Penting Mengenai Kalsium</a></li><li><a href='http://majalahkesehatan.com/vitamin-d-dan-kesehatan-tulang/' title='Vitamin D dan Kesehatan Tulang'>Vitamin D dan Kesehatan Tulang</a></li></ul> Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:<a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://twitter.com/home?status=Osteoporosis%3A%20Tulang%20Keropos%20Yang%20Membahayakan%20-%20http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/twitter.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Twitter" alt="Twitter" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.printfriendly.com/print/new?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/pdf.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="PDF" alt="PDF" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.printfriendly.com/print/new?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/printfriendly.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Print" alt="Print" /></a><a rel="nofollow" target="_blank" title="Add to favorites" href="#" onclick="AddToFavorites(); return false;"><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/addtofavorites.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F&amp;t=Osteoporosis%3A%20Tulang%20Keropos%20Yang%20Membahayakan" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/facebook.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Facebook" alt="Facebook" /></a><a rel="nofollow" target="_blank"  href="http://www.google.com/reader/link?url=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F&amp;title=Osteoporosis%3A%20Tulang%20Keropos%20Yang%20Membahayakan&amp;srcURL=http%3A%2F%2Fmajalahkesehatan.com%2Fosteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan%2F&amp;srcTitle=MajalahKesehatan.com+Sumber+Informasi+Kesehatan+Anda" ><img src="http://majalahkesehatan.com/wp-content/plugins/sociable-30/images/default/16/googlebuzz.png" class="sociable-img sociable-hovers" title="Google Buzz" alt="Google Buzz" /></a><br/><br/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://majalahkesehatan.com/osteoporosis-tulang-keropos-yang-membahayakan/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 10/18 queries in 0.036 seconds using disk: basic
Content Delivery Network via majalahkesehatan.com

Served from: www.majalahkesehatan.com @ 2012-02-06 15:49:47 -->
