web analytics

Tanda-tanda Kehamilan

Jika Anda seorang wanita dan melakukan hubungan seks dengan seorang pria tanpa menggunakan kontrasepsi apapun, Anda bisa hamil. Setiap kali Anda melakukan hubungan seks, Anda berpeluang sampai 10 persen untuk hamil.

Apa gejalanya bila Anda hamil atau mengandung? Pregnancy - 5 monthsphoto © 2011 Germano Bisson | more info (via: Wylio)

Tanda-tanda bahwa Anda hamil termasuk: tidak menstruasi, perdarahan, perubahan payudara, mengidam, kelelahan, mual dan muntah, sakit kepala, sakit punggung, sering buang air kecil, dan perubahan mood. Namun, gejala tersebut dapat disebabkan oleh faktor lain dan tidak memastikan bahwa Anda sedang hamil.

  1. Tidak menstruasi. Terlewatnya haid adalah gejala kehamilan yang paling umum. Bila Anda hamil, Anda pasti tidak akan menstruasi di periode berikutnya. Namun, tidak mendapatkan haid bukan berarti Anda pasti hamil.  Menstruasi dapat berhenti karena sebab lain seperti penurunan berat badan berlebihan, kelelahan fisik, gangguah hormonal, ketegangan (stress),  pil KB, atau menyusui.
  2. Perdarahan implantasi. Sekitar 6-12 hari setelah pembuahan, embrio melekatkan diri ke dalam dinding rahim. Pada beberapa wanita, hal ini menyebabkan keluarnya bercak darah yang mungkin disertai kram. Perdarahan ini lebih singkat dan lebih ringan dari menstruasi, seperti semburat merah atau merah kecoklatan yang hanya berlangsung 1-2 hari. Selain karena hamil, perdarahan vagina bisa disebabkan oleh menstruasi, infeksi, luka hubungan seksual atau efek pil KB.
  3. Perubahan payudara. Payudara membesar, melunak dan terasa sakit bila disentuh adalah gejala kehamilan yang dapat dimulai 1-2 minggu setelah pembuahan. Areola (kulit di sekitar puting susu) mungkin akan menjadi lebih gelap dan pembuluh darah di payudara Anda menjadi lebih jelas. Ketidakseimbangan hormonal, pil KB, dan sindrom pra-menstruasi juga dapat menyebabkan perubahan payudara.
  4. Mengidam. Anda mungkin memiliki hasrat yang kuat untuk makan rujak, durian atau makanan tertentu yang menyediakan energi dan kalsium, misalnya susu.  Beberapa wanita mengidam makanan yang aneh-aneh yang tidak biasa mereka makan atau bahkan benda-benda seperti kertas, rumput, tanah, dll (gejala ini disebut pica).  Beberapa wanita lainnya membenci makanan yang biasanya mereka sukai. Namun, banyak wanita yang tidak mengidam apa pun. Diet yang buruk, kekurangan gizi tertentu, stress, depresi, penyakit kronis atau sindrom pra-menstruasi juga dapat mengubah pola makan.
  5. Kelelahan. Merasa lelah atau lesu adalah gejala kehamilan yang dapat dimulai sejak minggu pertama setelah pembuahan. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron. Progesteron yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kehamilan dan pertumbuhan bayi tersebut juga berefek memperlambat metabolisme. Tingkat energi biasanya akan kembali normal pada sekitar bulan keempat kehamilan ketika plasenta sudah terbentuk sempurna. Stress, aktivitas fisik, depresi, anemia dan penyakit lain juga bisa menyebabkan kelelahan.
  6. Mual dan muntah. Gejala kehamilan yang dikenal dengan nama morning sickness ini terutama muncul di pagi hari antara 2-8 minggu setelah pembuahan sampai minggu ke-12 . Beberapa wanita tidak mengalami morning sickness sama sekali, sementara yang lain merasakan mual, muntah dan kehilangan selera makan hampir sepanjang hari. Keracunan makanan, stres, atau gangguan perut lainnya juga dapat menyebabkan mual dan muntah.
  7. Sakit punggung. Sakit punggung bawah mungkin terjadi di awal kehamilan dan dapat berlanjut di sepanjang kehamilan. Sindrom pra- menstruasi, stress, masalah punggung, dan kelelahan fisik atau mental juga dapat menyebabkan sakit punggung.
  8. Sakit kepala. Kenaikan tiba-tiba hormon dalam tubuh Anda dapat menyebabkan sakit kepala di awal kehamilan. Dehidrasi, kekurangan kafein, sindrom pra-menstruasi, ketegangan mata, atau penyakit lainnya juga dapat menyebabkan sakit kepala.
  9. Sering kencing. Anda mungkin menjadi sering bolak-balik ke kamar kecil, terutama di malam hari, pada sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan. Kehamilan menyebabkan peningkatan kadar cairan tubuh dan perbaikan efisiensi ginjal. Pembesaran rahim juga menekan kandung kemih. Akibatnya, sebagian besar perempuan menjadi lebih sering buang air kecil dalam beberapa minggu pertama kehamilan. Sering kecing juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti infeksi saluran kemih, diabetes, peningkatan asupan cairan, dan obat diuretik.
  10. Perubahan mood. Beberapa wanita mengalami perubahanmood yang mirip dengan yang biasanya terjadi di hari-hari menjelang menstruasi, seperti mudah marah. Beberapa wanita lainnya mengalami perasaan riang gembira. Hormon kehamilan diduga berpengaruh pada zat kimia dalam otak sehingga menyebabkan perubahan mood. Kondisi lain seperti sindrom pra-mensturasi, stress, dan peristiwa hidup juga dapat mengubah mood.

Gejala-gejala kehamilan bervariasi antar wanita. Beberapa wanita mengalami semua gejala awal kehamilan, sementara yang lain mungkin hanya beberapa atau tidak sama sekali. Tes kehamilan adalah cara yang lebih akurat untuk memastikan kehamilan. Tes kehamilan yang menggunakan indikator serum hCG (human chorionic gonadotropin ) sangat akurat bila dilakukan dalam beberapa hari setelah pembuahan.

Pada tahap lebih lanjut, pemeriksaan dan tanda berikut dapat mengkonfirmasi kehamilan Anda:

  1. Ultrasonografi dapat melihat janin yang berusia 5-6 minggu serta mampu mendeteksi gerakan dan detak jantung saat masih berusia 7-8 minggu.
  2. Detak jantung janin dapat didengar melalui Doppler dalam 10-12 minggu setelah hari terakhir menstruasi (HTM). Detak jantung janin yang normal berkisar antara 120-160 detak per menit.
  3. Gerakan janin mulai dapat dirasakan oleh ibunya dalam 17-19 minggu.

 

Arsip Artikel
Bergabunglah dengan ribuan orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka. Masukkan alamat e-mailmu:
    Kunyit Putih - 30 harga produk
    30ribu
    Kunyit Putih