6 February 2012
  • Tentang Kami
  • Terkini & Terpopuler
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Tiga Trimester Kehamilan

Kategori: Kehamilan 7 Komentar

Proses kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir. Usia janin sendiri adalah 38 minggu, karena dihitung mulai dari tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma dengan telur), yang terjadi dua minggu setelahnya.

Dalam dunia kedokteran, proses kehamilan dibagi menjadi tiga fase sesuai dengan pertumbuhan fisik bayi. Masing-masing fase tersebut disebut trimester. Berikut adalah perkembangan janin pada tiap-tiap trimester menurut usia janin, yaitu sejak konsepsi sampai kelahiran (38 minggu).

Trimester Pertama (Minggu 0 – 12)fase-germ-dan-embrio

  • Periode Germinal (Minggu 0 – 3)
    • Pembuahan telur oleh sperma terjadi pada minggu ke-2 dari hari pertama menstruasi terakhir.
    • Telur yang sudah dibuahi sperma bergerak dari tuba fallopi dan menempel ke dinding uterus (endometrium).
  • Periode Embrio (Minggu 3 – 8 )
    • Sistem syaraf pusat, organ-organ utama dan struktur anatomi mulai terbentuk.
    • Mata, mulut dan lidah terbentuk. Hati mulai memproduksi sel darah.
    • Janin berubah dari blastosis menjadi embrio berukuran 1,3 cm dengan kepala yang besar
  • Periode Fetus (Minggu 9 – 12)
    • Semua organ penting terus bertumbuh dengan cepat dan saling berkait.
    • Aktivitas otak sangat tinggi.

Trimester kedua (Minggu 12 – 24)periode-fetus

  • Pada minggu ke-18 ultrasongrafi sudah bisa dilakukan untuk mengecek kesempurnaan janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi kembar.
  • Jaringan kuku, kulit dan rambut berkembang dan mengeras pada minggu ke 20 – 21
  • Indera penglihatan dan pendengaran janin mulai berfungsi. Kelopak mata sudah dapat membuka dan menutup.
  • Janin (fetus) mulai tampak sebagai sosok manusia dengan panjang 30 cm.

Trimester ketiga (24 -40)

  • Semua organ tumbuh sempurna
  • Janin menunjukkan aktivitas motorik yang terkoordinasi (‘nendang’, ‘nonjok’) serta periode tidur dan bangun. Masa tidurnya jauh lebih lama dibandingkan masa bangun.
  • Paru-paru berkembang pesat menjadi sempurna.
  • Pada bulan ke-9, janin mengambil posisi kepala di bawah, siap untuk dilahirkan.
  • Berat bayi lahir berkisar antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50 cm.


Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • MAKING A BABY: Segala yang Perlu Anda Ketahui untuk Bisa Hamil
  • 7 Tips Mengatasi Muntah dan Mual Kehamilan
  • 4 Indikasi Medis Aborsi
  • Asam Folat Bagi Ibu Hamil
  • Makanan Ibu Menyusui
Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 2.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

7 Komentar utk “Tiga Trimester Kehamilan”

  1. Recognime says:
    24 January 2011 at 2:47 pm

    Met sore. Lagi nyari artikel2 tentang kehamilan di google and direcommended kemari. Ijin baca2 artikelnya and salam kenal ^_^

  2. dr Salma says:
    24 January 2011 at 7:46 pm

    Monggo, mas. Mudah-mudahan bermanfaat.

  3. dr. Nyoman S says:
    22 February 2011 at 11:56 am

    Salam kenal… trims atas artikel-artikelnya, memudahkan sy untuk menambah pengetahuan. Salam…

  4. dr Salma says:
    22 February 2011 at 12:46 pm

    @dr. Nyoman. Sama-sama dok, terima kasih juga atas kunjungannya. salam.

  5. akira says:
    16 April 2011 at 4:19 pm

    Saya mencari info tentang polyhydramnion atau kembar air..apa aja bahaya dan gejalanya. Trus langkah2 apa yg harus dilakukan untuk memastikan diagnose . Separah apa sih kembar air ini. Ada tingkatannya kah. Terima kasih.

  6. dr Salma says:
    17 April 2011 at 8:59 pm

    @akira, polyhidramnion adalah cairan ketuban melebihi volume normal (>2 liter). Gejala tergantung seberapa parah kelebihannya. Bila parah, gejalanya mencakup edema di kaki, sesak nafas, dan produksi urin berkurang. Bidan atau dokter bisa kesulitan meraba janin dan mendengarkan detak jantungnya. Diagnosis dengan USG untuk mengukur volume ketuban dengan pengukuran di empat bagian rahim yang dijumlahkan ke dalam indeks (AFI/Amnion Fluid Index). AFI normal adalah di bawah 20 cm. Semakin besar melebihi angka normal AFI, semakin parah masalahnya. Diagnosis lain untuk mencari penyebabnya, misal bila penyebabnya diduga diabetes gestasional maka dilakukan tes glukosa, bila dicurigai ada kelainan janin bisa dilakukan amniosintesis, dll.

  7. venna says:
    28 April 2011 at 9:46 am

    saya mencari info tentang proses kehamilan ,,,,
    dan saya sedikit mendapat info dari sini,,,,trimakasih,,,,muga bermamfaat…..

  • Google

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan