21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Tikar Busa Warna-Warni Mungkin Berbahaya untuk Anak Anda

Kategori: Kesehatan Anak, Pengetahuan populer Blm ada komentar

Apakah anak balita Anda sering bermain di tikar busa warna-warni?

Tikar atau matras berpola puzzle raksasa dengan warna-warna cerah bertuliskan huruf atau gambar itu kini banyak terdapat di kamar bayi dan anak-anak dan bahkan di fasilitas bermain dan taman kanak-kanak. Namun, mulai saat ini sebaiknya Anda mewaspadainya. Beberapa negara Eropa seperti Belgia dan Perancis telah melarang produk tersebut sejak awal tahun 2011 lalu dan beberapa negara lain sedang mempertimbangkan tindakan yang sama.Day 96 - Play Matphoto © 2009 Ben | more info (via: Wylio)

Formamida

Tikar busa berbahan mirip dengan yang digunakan untuk matras senam itu mungkin mengandung formamida, zat yang bersifat karsinogenik (memicu kanker) dan menyebabkan iritasi mata dan kulit. Dalam bentuk murninya, formamida adalah zat kimia yang tidak berwarna dan kental, berbau amonia ringan, mudah larut dalam air dan mudah memasuki tubuh melalui pernapasan atau paparan kulit. Formamida murni sangat korosif dan cepat mengiritasi mata dan kulit. Zat beracun itu ditambahkan selama proses manufaktur untuk membuat busa lebih lentur dan empuk. Anak-anak sangat rentan terhadap formamida karena mereka dapat memasukkan serpihan atau potongan busa ke dalam mulut mereka tanpa kita ketahui.

Belum ada standar

Sampai saat ini, belum diketahui berapa besar kadar formamida dalam produk yang kebanyakan diimpor dari Cina tersebut. Badan-badan internasional untuk keamanan produk pun belum memiliki standar mengenai batas aman pemakaian formamida. Faktanya, formamida bahkan belum terdaftar sebagai karsinogen oleh Environmental Protection Agency Amerika Serikat dan Uni Eropa, dua badan yang menjunjung tinggi standar lingkungan. Namun, bahaya zat itu tidak perlu diragukan lagi. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa formamida menyebabkan malformasi janin. Wanita hamil harus menghindari bahan kimia tersebut. Studi yang sama juga menemukan bahwa bila bayi tikus menelan formamida sekitar 100 mg/kg berat badan per hari, pertumbuhan fisiknya melambat. Untuk mencapai tingkat bahaya itu, seorang anak balita seberat 10 kg harus mendapatkan sekitar 1 gram formamida per hari. Meskipun kemungkinan anak Anda menelan formamida sebanyak itu sangat kecil, sebaiknya Anda tetap waspada. Dosis harian bahan kimia itu, meskipun rendah, tetap berpotensi bahaya bagi anak-anak kita. Sebelum ada kejelasan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan produk tersebut, mengapa harus mengambil risiko?

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Kejang Demam pada Anak
  • Penyakit yang Paling Umum pada Anak – Bag 3
  • Keladi Tikus: Obat Herbal untuk Kanker
  • Otitis Media: Infeksi Telinga Paling Umum pada Anak-Anak
  • 5 Peran Suami di Masa Kehamilan

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.