21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Tips Agar Anda Cepat Hamil

Kategori: Kehamilan, Reproduksi 23 Komentar

Banyak wanita yang langsung mendapatkan kehamilan dalam beberapa bulan pernikahan. Banyak pula yang harus menunggu lebih lama. Sebuah studi di Inggris menyebutkan bahwa wanita perlu berhubungan seks 104 kali dalam 6 bulan untuk mendapatkan kehamilan pertamanya.Lovely couplephoto © 2008 Saiful Rizan | more info (via: Wylio)

Dengan menerapkan solusi berikut, Anda mungkin dapat lebih cepat untuk menjadi hamil.

Ketahui masa ovulasi Anda

Setiap bulan, hanya ada kesempatan terbatas bagi sperma untuk membuahi telur. Setelah telur dilepaskan oleh ovarium dan memulai perjalanannya melewati tuba falopi menuju rahim (dalam proses yang disebut ovulasi), ia akan hidup hanya sekitar 24 jam. Jika tidak dibuahi oleh sperma pada saat itu, kesempatan untuk kehamilan hilang sampai bulan depan, ketika prosesnya diulangi lagi. Itulah mengapa mengetahui saat ovulasi Anda sangat penting jika Anda ingin hamil.

Karena telur hanya hidup selama 24 jam, Anda mungkin mengira bahwa Anda harus melakukan hubungan intim tepat pada hari pelepasan telur itu agar menjadi hamil. Untungnya, Anda memiliki kesempatan lebih lama dari itu. Sperma dapat hidup dalam saluran reproduksi wanita selama sekitar 72 jam. Berarti bila Anda melakukan hubungan seks pada hari ke-11 dari siklus Anda dan ovulasi terjadi pada hari ke-14, sperma masih memiliki kesempatan untuk membuahi telur itu. (Namun, peluang Anda akan mendapatkan bayi perempuan jauh lebih besar dalam hal ini).

Anda dapat melacak periode menstruasi Anda setiap bulan untuk mengetahui kapan Anda berovulasi. Cara pelacakan terbaik adalah membidik hari-hari yang paling subur. Anda akan membutuhkan sebuah termometer dan kalender. Tempatkan termometer dan kalender di samping tempat tidur Anda. Sejak hari pertama periode bersih Anda, ukurlah suhu Anda setiap hari sebelum turun dari tempat tidur di pagi hari. Suhu tubuh saat bangun tidur ini disebut suhu basal tubuh (basal body temperature/ BBT). Catat hasilnya di kalender. Tuliskan juga hari-hari haid Anda. Lakukan hal itu setiap hari sepanjang bulan. Sekitar 14 hari setelah hari pertama menstruasi Anda, Anda mungkin berovulasi (Ini hanya patokan umum. Pada beberapa wanita ovulasi terjadi sebelum atau setelah tanggal itu). Tak lama setelahnya, BBT Anda naik setengah sampai satu derajat dan terus meningkat sampai akhir siklus tersebut.

Silakan pilih hari pertama masa menstruasi terakhir Anda:

/ /

Jumlah hari biasanya dalam siklus haid Anda:

(Tips: sebagai alat bantu, gunakan kalkulator prediksi ovulasi di samping untuk memperkirakan periode ovulasi Anda)

Selama bulan pertama pelacakan, Anda tidak akan dapat mengidentifikasi hari-hari tersubur Anda karena kenaikan suhu terjadi setelah ovulasi, saat sudah terlambat bagi sperma untuk membuahi telur.  Hal itu karena setelah ovulasi lendir mengental dan pintu masuk ke leher rahim menyempit sehingga mencegah sperma masuk. Namun, setelah Anda memetakan informasi selama satu bulan, Anda dapat melihat pola suhu tubuh Anda. Bersenggama untuk mendapatkan anak harus dilakukan satu atau dua hari sebelum kenaikan suhu.

Suhu basal tubuh Anda seringkali dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk obat-obatan, tingkat aktivitas fisik, dan penyakit. Cobalah untuk melacak hal-hal ini pada grafik BBT Anda. Setelah sekitar tiga bulan, Anda akan dapat mengidentifikasi pola umum. Jika Anda tidak melihat adanya kenaikan suhu berkelanjutan selama siklus bulanan Anda, Anda mungkin tidak berovulasi (meskipun Anda mendapatkan haid). Anda perlu mengkonsultasikannya ke dokter Anda. Ada obat yang dapat meningkatkan kesuksesan ovulasi.

Sebulan dalam Siklus

Menstruasi Anda:

  • HARI 1-5. Anda memulai siklus menstruasi di hari pertama menstruasi. Sangat penting untuk mencatat tanggal tersebut untuk menghitung tanggal perkiraan ovulasi Anda.
  • HARI 6-11. “Hari-hari kering”. Anda tidak menstruasi, tetapi Anda juga tidak subur. Tubuh Anda pada tahap ini sedang mempersiapkan untuk melepaskan telur.
  • HARI 12-18. Inilah hari-hari paling subur Anda. Tubuh Anda akan melepaskan telur pada salah satu dari ketujuh hari tersebut. Ini adalah waktu terbaik untuk berhubungan seks. Karena masa hidup maksimal sperma adalah 5 hari dan sel telur 1 hari, masa subur adalah 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah ovulasi.
  • HARI 19-32. Jika Anda baru melakukan hubungan seks selama periode ini, Anda sudah “ketinggalan kereta”. Peluang kehamilan Anda nyaris nol.

Lakukan hubungan seks di masa subur

  • Frekuensi. Lakukan hubungan seks setiap dua hari sekali dalam masa subur. Hubungan seksual setiap dua hari sekali lebih dianjurkan daripada hubungan setiap hari karena ejakulasi terlalu sering dapat menurunkan jumlah sperma. Satu kali ejakulasi dari seorang pria subur melepaskan lebih dari 20 juta sperma. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk melakukan pekerjaannya sampai kelompok berikutnya tiba 48 jam kemudian.
  • Posisi. Tidak semua posisi berhubungan seks memberikan peluang yang sama untuk kehamilan. Posisi yang memudahkan sperma untuk berjalan ke leher rahim disarankan untuk memaksimalkan peluang Anda. Hal ini termasuk posisi berhadapan dengan pria di atas (posisi misionaris) dan posisi dari belakang. Posisi duduk, berdiri dan wanita di atas tidak disarankan. Kosongkan kandung kemih Anda sebelum melakukan hubungan seks, sehingga Anda tidak perlu ke kamar mandi setelah selesai melakukannya. Berbaringlah dengan santai dan diam. Sperma membutuhkan sekitar 15 menit untuk melalui lendir serviks dan sampai ke saluran tuba. Berbaring selama itu akan mengurangi risiko luapan sperma dari vagina.
  • Ejakulasi. Untuk mendapatkan kehamilan, calon ayah harus mencapai orgasme sehingga berejakulasi dalam jumlah dan kualitas yang cukup ke dalam vagina. Namun, tidak ada penelitian ilmiah apakah orgasme wanita berpengaruh positif terhadap peluang kehamilan.

Peluang Anda

Bila Anda dan pasangan Anda subur dan Anda memiliki siklus haid teratur, kemungkinan menjadi hamil dengan berhubungan seks di masa ovulasi adalah 15-25%. Setelah tiga bulan mempraktikkannya, 50% wanita mendapatkan kehamilan. Dalam satu tahun, 90% wanita mendapatkan kehamilan.

Apa yang harus dilakukan jika Anda tidak hamil?  Jawabannya tergantung pada usia Anda. Konsultasikan dengan dokter jika Anda:

  • lebih muda dari 25 tahun dan sudah lebih dari satu tahun mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • berusia 25-30 tahun dan sudah lebih dari 9 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • berusia 30-35 tahun dan sudah lebih dari 6 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • lebih tua dari 35 tahun dan sudah lebih dari 3 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • 5 Peran Suami di Masa Kehamilan
  • 7 Manfaat USG Kehamilan
  • 10 Fakta Mengenai Infertilitas
  • 20 Hal Penting untuk Dilakukan Ibu Hamil
  • Wanita Perlu Bercinta Rata-Rata 104 Kali Agar Hamil

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

23 Komentar utk “Tips Agar Anda Cepat Hamil”

  1. Rasvi says:
    9 March 2011 at 8:47 pm

    terimakasih penjelasan tip hamil sangat jelas dan bermanfaat

  2. Nenka says:
    14 March 2011 at 10:32 pm

    Dok,
    saya menikah sudah 1 thn 2 bln 15 hari terhitung sampai hari ini.
    akan tetapi program utk mempunyai anak br dilakukan 1 thn, selama waktu tsb saya blm kunjung hamil. suami bekerja di pelayaran dan berbulan bulan br pulang, tetapi pd saat suami pulang atau didarat sy berusaha semaksimal mungkin dg suami utk mendapatkan anak. ternyata sampai sekarang sy blm juga dikaruniai seorang anak. baru2 ini sy mengkonsultasikan hal ini pd dokter spesialis kandungan, dia bilang slh 1 faktor tdk adanya/terjadi kehamilan yaitu karena kami ( sy & sumai ) berjauhan & di bilang jd apbla dikaitkan dg kemandulan/lainnya msh sangat jauh & menyarankan agar berusaha semaksimal mungkin apbla suami pulang dg melakukan hub sex selang 1 hari pd masa subur sy terhiyung dr hari ke 10 setelah mens s/d hr ke 17 n kami pun disarankan agar meminum obat2an seperti fertilisator n vit C yg bgs dg resep yg dokter berikan tsb. Dok….
    apa yg harus sy lakukan jika usaha ini ttp ga2l ? adakah hal2 lain yg sngt penting hrs dilakukan ? dan bgmn menurut anda ttg riwayat sy tsb karna sepanjang hidup sy tidak pernah mengeluhkan apapun yg berkaitan dg organ sex sy ataupun pd saat mens.terimaksih Dok..

  3. dr Salma says:
    15 March 2011 at 3:00 pm

    @Nenka, upaya Anda sudah bagus. Dijalankan saja saran dokter, sambil terus berdoa. Kan baru satu tahun? Masih banyak waktunya untuk mencoba. Nikmati saja prosesnya dan jangan stres. Mudah-mudahan segera mendapatkan momongan.

  4. meizein says:
    16 March 2011 at 8:22 am

    trimakasih tips nya,,,smoga berhasil…..

  5. Nenka says:
    17 March 2011 at 9:44 pm

    Mlm Dok,,
    semoga tidak bosan dg pertanyaan sy. Dok, seperti yg sdh sy ceritakan sebelumnya bahwa “program making baby” pd masa subur nah selepas/lewat masa subur bolehkah sy melakukan hubungan badan lg dg suami ? atau adakah waktu2 yg tepat/baik untuk berhubungan setelah masa subur tsb, sy harap dokter dpt memahami pertanyaan sy. terimaksih Dok…

  6. dr Salma says:
    18 March 2011 at 11:14 am

    @Nenka, ya boleh dong. Kan berhubungan badan setelah masa subur tidak mengurangi peluang kehamilan? Apalagi setelah sang suami “berpuasa” lama di laut, jangan “dijatah” hanya boleh di hari-hari subur.

  7. Nenka says:
    18 March 2011 at 3:56 pm

    Dok,,
    terimakasih atas saran2nya yg sangat bermanfaat tsb,,

  8. putri says:
    24 March 2011 at 11:56 am

    umur saya masuk 42 thn saya menikah hampi 1 thn kurang 3 minggu,sampai sekarang belum hamil2 dok,saya sudah peroksa lab hasilnya subur,apa yang harus saya lakukan?

  9. dr Salma says:
    24 March 2011 at 3:14 pm

    @putri, masih setahun kurang jadi mudah-mudahan peluangnya masih ada. Sebaiknya melakukan upaya lebih terprogram dengan suami. Kalau perlu, suami juga diperiksa oleh androlog/urolog untuk diketahui status kesuburannya. Di usia seperti Anda, memang sudah berpacu dengan waktu, tingkat kesuburan sudah tidak seperti dulu lagi dan risiko kehamilan (bagi ibu maupun bayi) juga tinggi. Kalaupun jadi hamil, harus dipantau ketat oleh dokter karena termasuk kehamilan berisiko tinggi.

  10. Astrid says:
    13 April 2011 at 9:35 am

    selamat pagi Dok,,
    saya & suami telah melalukan program “making baby” menurut anjuran dr dokter kandungan kami. sudah 1 minggu lewat dr masa subur, kenapa setiap bangun pagi terasa sekali kram pd perut seperti gejala pd saat menstruasi, tidak enak sekali rasanya juga disertai mual yg kadarnya sedikit. memang rasa kram pd perut tsb kdg2 berkurang rasa sakitnya akan tetapi sepanjang hari rasa itu tidak pernah hilang apalagi kalau malam hari. saya memang berharap bln ini program yg sy lakukan tsb berhasil dg kata lain sy berharap untuk dapat momongan. mohon penjelasannya dok,

    terima kasih

  11. dr Salma says:
    13 April 2011 at 11:54 am

    @Astrid. Keluhan kram dan sakit perut itu bisa jadi tanda awal kehamilan, bisa pula sindrom pra-menstruasi. Coba saja ditunggu apakah akan dapat menstruasi atau tidak. Bila tidak ada menstruasi, Anda boleh bergembira karena kemungkinan hamil dan Anda bisa mengkonfirmasi dengan tes kehamilan. Bila dapat menstruasi, ya berarti harus bersabar untuk berupaya lagi.

  12. Erni says:
    13 April 2011 at 5:20 pm

    Selamat sore dok,

    Saya baru saja menikah 04 bulan yang lalu.
    saat ini kami berjauhan, dan ketemu minimal 1bln sekali.
    Golongan darah saya O dan suami A dengan usia 31thn.
    Sebagai informasi, untuk siklus menstruasi saya tidak teratur, cenderung ke siklus panjang.
    Mohon saran bagaimana supaya bisa cepat hamil, langkah apa saja, selain perhitungan masa subur tersebut.

    Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih..

  13. dr Salma says:
    13 April 2011 at 5:34 pm

    @Erni, Anda berdua baru menikah 4 bulan, jadi masih dini untuk mulai mencemaskan peluang memiliki anak. Memang, menurut penelitian, wanita bergolongan darah O relatif kurang subur di usia 30-an . Tapi itu kan secara umum dan belum tentu benar pada semua orang. Mengenai langkah apa saja agar cepat hamil, Anda bisa membaca tips-tips lain di situs ini yang telah membahasnya, seperti 7 Langkah agar Cepat Hamil , 5 Cara Alami Menambah Kesuburan Wanita dan 7 Nutrisi Penambah Kesuburan/Fertilitas. Jangan lupa juga menyarankan suami Anda agar selalu menjaga kondisinya.

  14. Astrid says:
    15 April 2011 at 12:25 pm

    Selamat siang Dok,
    semoga selalu dlm lindungan tuhan yg maha kuasa, Amin….
    sepertinya sy merasa ada yg tidak beres dg perut sy, didalamnya seperti bengkak terasa perih kdg nyelekit bagian bawah sebelah kiri n terasa sampai ke pinggang n kdg punggung bawah bagian belakang. rasanya penuh seperti kembung tp jg bukan. td mlm saya makan, n betapa neg nya saya rasakan makanan tsb masuk kedalam mulut saya, tp saya paksakan karena perut harus diisi. sebelum makan, saya mellihat makanan itu @ “momok” yg mesti dihindari kontan semeriwing badan saya karena neg n lagi pipis jd tambah sering ya, rasa pegal/ linu pada paha tengah sebelha kiri. apakah ini sindrom pramenstruasi seperti kata dokter ? karna terus terang ini pengalaman pertama sy tentu saya kaget. n biasanya menjelang mens tidak pernah mengalami hal itu kram perut sj n terjadi pd saat / sesaat sebelum mens. mens sy selalu teratur setiap tgl 20 / bln namun bulan kemarin terjadi tgl 24. apakah yg harus sy lakukan dok? apakah sy harus periksa ke dokter ?

  15. dr Salma says:
    15 April 2011 at 11:55 pm

    @Astrid, terima kasih doanya. Amien. Coba konsultasi dengan dokter keluarga Anda. Mungkin saja hanya masalah/ gangguan perut biasa yang kebetulan waktunya bersamaan dengan saat mau menstruasi. Bila terus berlanjut dengan pola yang sama, mungkin memang sindrom pramenstruasi atau ada masalah di organ reproduksi. Mengenai mens, mundur sampai 4 hari seperti itu hal biasa yang penting lamanya menstruasi masih dalam batas normal.

  16. wiwi says:
    25 April 2011 at 10:21 am

    Selamat siang dok,

    sa ya baru menikah 2 bulan, setelah 10 hari setelah haid, saya keluar cairan / lendir dengan darah. saya fikir itu tanda tanda hamil karena diiringi mual, kram, linu dsb tapi sampai saat ini saya masih mengalami haid. mohon informasinya

    terima kasih

  17. dr Salma says:
    25 April 2011 at 6:28 pm

    @wiwi, sedikit perdarahan di hari-hari yang biasanya menjelang haid mungkin tanda awal kehamilan karena proses implantasi (perlekatan) embrio janin ke lapisan rahim. Bila sukses, Anda tentunya tidak lagi mendapatkan haid. Coba saja ditunggu beberapa hari. Bila masih mendapat haid, mudah-mudahan akan ada kesempatan lagi di siklus berikutnya.

  18. tarra says:
    28 April 2011 at 8:46 am

    selamat pagi,dok..
    saya baru menikah 2 tahun,dok. Dan amat mendambakan anak saat ini, tetapi tdk kunjung datang. saya pernah cek ke dokter dan katanya rahim saya lemah, tetapi ada juga dokter yg blg klo saya subur dan tidak ada gangguan apapun dalam rahim saya. dan saya pun jadi bingung,dok.
    dok,saya pernah beberapa kali berhubungan dg suami saat saya sedang menstrulasi,apa itu yg menyebabkan saya tdk bs hamil dan ada kerusakan? terus terang,dok. suami saya bnyk dinas di luar kota atau negeri sehingga pertemuan kami pun seadanya waktu.
    terima kasih,dokter.

  19. lisa says:
    29 April 2011 at 1:19 pm

    selamat siang dok.. saya wanita berusia 25 tahun dan suami 27 tahun.. kmi sama sama pekerja. kmi baru menikah 5 bulan,kami sudah memprogram “making baby” namun blum juga ada tanda-tanda.. padahal sudah saya upayakan untuk berhubungan tepat di masa subur.. yg mau saya tanyakan apakah rutinitas kmi sehari-hari yg selalu sibuk jg dpt mempengaruhi kesuburan? mengingat saya juga pernah menderita penyakit kista indung telur 3 tahun yang lalu dan sudah d operasi dan sampai sekarang saya merasa sembuh total, krn fase haid saya lancar dan tidak pernah terganggu, apa ni jg da pengaruh-a…? terimah kasih..

  20. dr Salma says:
    29 April 2011 at 2:19 pm

    @lisa, belum memiliki anak setelah menikah 5 bulan pada umumnya belum perlu dikhawatirkan, apalagi karena Anda berdua masih cukup muda. Bila setelah setahun belum juga memiliki anak, barulah Anda perlu cemas. Ya, kesibukan yang membuat capek bisa saja mengurangi kesuburan. Kalau kista indung telurnya sudah dioperasi dengan sukses dan tidak timbul kasus baru, kesuburan Anda tidak terganggu. Bila kista tumbuh lagi atau ada skar operasi tertentu yang menghalangi ovulasi dan konsepsi, kesuburan Anda bisa terganggu. Haid lancar tidak selalu menunjukkan kesuburan. Anda bisa saja memiliki siklus teratur tetapi tidak mengeluarkan sel telur (anovulasi). Cobalah berupaya terus beberapa bulan ke depan. Bila belum juga mendapatkan kehamilan, sebaiknya konsul dengan dokter kebidanan Anda untuk diperiksa masalahnya.

  21. dr Salma says:
    29 April 2011 at 2:28 pm

    @tarra, bila tidak ada masalah di rahim Anda, mungkin penyebabnya karena belum mendapatkan kesempatan yang tepat saja. Setahu saya, berhubungan di saat menstruasi tidak menyebabkan masalah infertilitas. Hanya saja hal itu dilarang oleh agama karena kotor. Kalau benar-benar menginginkan anak, sebaiknya Anda berdua membuat program yang lebih serius untuk mendapatkannya, bila perlu dengan bimbingan dokter.

  22. wayan d bali says:
    3 May 2011 at 5:09 pm

    selamet sore dok
    saya laki2 ,telah menikah selama 1 tahun dan saya telah cek sperma sebanyak 2 kali. . pertama dibilang spermanya kurang ,dikasi obat sama dokterrnya.tapi setelah di cek kok hasilnya hampir tidak ada perubahan. oya DOK istri saya pernah hamil selama 2 bulan dan timbul flak2 ,kemudian disarankan oleh dokter untuk di curret saja karena katanya tidak akan berkembang. oleh dokter saya disarankan untuk cek sperma dan hasilnya seperti diatas…..apa yang harus saya lakukan dok??????? Terima Kasih Dok

  23. dr Salma says:
    6 May 2011 at 3:20 pm

    @wayan, kalau istri Anda pernah hamil, berarti sperma Anda cukup untuk mendapatkan kehamilan secara alami? Kalau memang spermanya kurang (oligospermia), berapa yang Anda miliki? Apakah setelah terapi hormon dicek lagi ada peningkatan jumlah sperma? Bila jumlah spermanya telah normal, bukan berarti bahwa setelahnya istri Anda langsung mendapatkan kehamilan. Peluang istri mendapatkan kehamilan untuk setiap masa subur dengan kondisi suami-istri normal adalah 20%. Jadi, harus bersabar bila belum juga mendapatkan kehamilan. Teruslah berupaya. salam

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.