21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Upaya Pencegahan Stroke Berulang

Kategori: Saraf & otak Blm ada komentar

Oleh: dr Fritz Sumantri Usman Sr,SpS,FINS

Stroke hingga saat ini masih merupakan pembunuh no. 3 di dunia dan penyebab kecacatan no. 1 di dunia; setiap tahunnya di Amerika Serikat tercatat sekitar 900.000 kasus stroke, dan dari angka tersebut 1/3 nya merupakan kasus stroke maupun Trans Ischaemic Attack (mini stroke) berulang. Demikian tingginya angka berulangnya kasus stroke ini menjadi perhatian khusus dari pelayanan Neurologi dan Neurologi Intervensi dari Pokdi Neurologi Intervensi PP Perdossi. Mengapa? Karena seperti yang terjadi selama ini, ternyata kecacatan dan angka kematian yang timbul pada kasus stroke berulang jauh lebih tinggi dari angka kecacatan dan kematian dari kasus stroke sebelumnya, sehingga sudah jelas bagi kita bahwa melakukan penatalaksanaan stroke adalah penting. Namun tidak kalah penting (bahkan beberapa pihak mengatakan lebih penting), untuk melakukan segala daya upaya yang tepat, cermat, dan optimal dalam menekan angka terjadinya stroke berulang.

Dalam menekan angka stroke berulang, hal-hal yang perlu dan harus diperhatikan adalah mengetahui faktor risiko dan melakukan upaya-upaya, baik dalam memodifikasi gaya hidup, menjalani terapi yang diperlukan dan yang tidak kalah penting adalah melakukan pemeriksaan yang dapat memberikan informasi optimal faktor risiko yang dimiliki seseorang untuk terjadinya stroke ataupun stroke berulang. Apabila kita analogikan otak adalah sebuah rumah, maka faktor utama untuk mencapai rumah tersebut adalah jalan menuju rumah, sehingga bukan hal yang aneh bila pemilik rumah selalu menjaga dan merawat jalan menuju rumahnya, agar orang-orang dapat mengunjungi rumah tersebut dengan mudah. Demikian pula otak, seringkali kita melupakan jalan menuju otak, padahal faktor paling penting untuk menjaga aliran/suplai makanan dan oksigen ke otak adalah pembuluh darah otak yang bersih dan sehat (tidak ada penyempitan ataupun penyumbatan), sehingga pemeriksaan otak yang optimal adalah dengan memeriksa jalan menuju otaknya juga, dalam hal ini pembuluh darah yang menuju otak.

Bagi para penderita stroke yang ingin melakukan evaluasi terhadap otak dan pembuluh darahnya, untuk mengetahui dengan pasti lokasi, derajat, dan keparahan suatu penyempitan dan penyumbatan, dapat melakukan prosedur pemeriksaan non operatif yang disebut Cerebral DSA. Cerebral DSA, yang merupakan prosedur mirip dengan kateterisasi jantung, hingga saat ini merupakan suatu prosedur GOLD STANDARD (baku emas, diakui paling baik di dunia) untuk mengetahui derajat penyempitan/ penyumbatan pembuluh darah otak, lokasi, jumlah penyempitan yang terjadi serta hal-hal abnormal lainnya yang dapat terjadi pada pembuluh darah otak, hingga meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke berulang. Dan yang menariknya lagi, proses pemeriksaan diagnostik Cerebral DSA tidak harus membutuhkan proses rawat inap, sehingga konsumen yang ingin menjalani pemeriksaan ini dapat melakukannya di pagi hari dan kembali ke rumah pada sore hari, untuk beraktivitas seperti biasa keesokan harinya.

Namun yang penting dan harus diingat adalah Cerebral DSA hanyalah salah satu prosedur diagnostik, bukan terapi. Apabila setelah dilakukan Cerebral DSA ternyata terdapat penyempitan, maka berdasarkan derajat penyempitan yang terjadi dapat ditentukan obat-obatan yang optimal, agar proses progresifitas penyempitan tersebut dapat berkurang, atau apabila proses penyempitan tersebut sudah melebihi 60 %-70% maka kepada pasien dapat ditawarkan untuk melakukan proses pemasangan cincin (stent) di daerah pembuluh darah otak yang menyempit tersebut. Sekali lagi , proses pemasangan stent bukanlah suatu proses operasi sehingga konsumen yang menjalani proses pemasangan cincin ini tidak terlalu lama dirawat inap di RS. Seluruh proses pemeriksaan Cerebral DSA dan pemasangan cincin pada pembuluh darah yang menyempit tersebut dilakukan sepenuhnya oleh seorang neurologist sekaligus subspesialis neurologi intervensi.

Demikianlah sekilas proses penatalaksanaan pencegahan stroke berulang yang ditawarkan sebagai salah satu alternatif pencegahan terjadinya stroke.

Tentang Penulis:
dr Fritz Sumantri Usman Sr,SpS,FINS adalah dokter spesialis saraf dengan sub spesialisasi neurologi intervensi,  cabang kedokteran yang berfokus pada pengobatan minimal invasif  dari penyakit arteri dan vena di otak dan tulang belakang.  Selain bekerja di salah satu rumah sakit Pemerintah di Jakarta Selatan, dr Fritz juga menjabat sebagai Ketua Pokdi (kelompok studi) Neuro Intervensi PP PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia). Anda dapat menghubungi dr Fritz melalui halaman kontak.

 

image: source

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Gejala dan Penanganan Stroke Ringan
  • Stroke dan Penatalaksanaannya
  • 5 Langkah untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
  • Risiko Anda Terkena Serangan Jantung dan Stroke Mungkin Melebihi yang Diperkirakan
  • 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.