Kontrasepsi

Sterilisasi Pria (Vasektomi)


  Diposting tgl: 13 Maret 2012

Nama lain: Sterilisasi pria, metode operasi pria (MOP).

Vasektomi adalah prosedur bedah sederhana yang menutup tabung penyalur sperma (vas deferens) yang terletak di skrotum sehingga sperma tidak bercampur  dengan cairan mani (semen) yang diejakulasi. Setelah prosedur ini, meskipun Anda akan orgasme dan ejakulasi seperti sebelumnya, sperma yang diproduksi di testis tidak dapat lagi melakukan perjalanan melalui tabung ini, sehingga menghilangkan kesempatan konsepsi.

Metode Kerja

Mencegah kehamilan dengan menghalangi bergabungnya sperma ke dalam cairan ejakulasi.

Cara Pemakaian

Vasektomi dilakukan di bawah bius lokal. Suntikan bius dilakukan pada daerah sekitar skrotum dan kemudian lubang yang sangat kecil dibuat pada bagian depan skrotum. Melalui pembukaan ini, setiap tabung penyalur sperma (vas deferens) dipotong dan ditutup. Setelah  sembuh, Anda akan memiliki bekas luka yang sangat kecil pada skrotum yang akan menghilang dari waktu ke waktu. Rata-rata, prosedur memakan waktu sekitar sepuluh menit.

Anda tidak akan langsung steril  karena mungkin masih ada beberapa sperma yang tersisa di tabung Anda. Selama beberapa bulan (misalnya tiga bulan) setelah pembedahan sampai dokter Anda memberitahu Anda bahwa air mani Anda bebas dari sperma, Anda perlu menggunakan kontrasepsi lain.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana bedah vasektomi dilakukan, silakan melihat video berikut:

Efektivitas

Vasektomi mungkin merupakan metode kontrasepsi yang paling efektif.  Kemungkinan TIDAK mendapatkan kehamilan: 99% atau lebih (tingkat kegagalan jauh lebih kecil dari 1%). Ada sedikit sekali peluang kegagalan yang dapat terjadi, mungkin karena vas deferens bergabung kembali secara alami.  Sekitar 80% kegagalan terjadi dalam waktu dua bulan dari prosedur. Jika sperma terdeteksi dalam tes sperma tindak lanjut, prosedurnya dapat diulang untuk menyempurnakan.

Kelebihan

  • Metode kontrasepsi yang sangat efektif.
  • Prosedur bedah yang sangat aman.
  • Meniadakan keperluan untuk kontrasepsi wanita.
  • Tidak ada efek samping yang lama dan signifikan
  • Tidak mempengaruhi hormon, orgasme atau ejakulasi sehingga tidak berdampak negatif pada kehidupan seksual Anda.

Kekurangan

  • Perlindungan hanya untuk laki-laki (perempuan pasangannya tetap berisiko untuk hamil).
  • Sebagai kontrasepsi permanen, vasektomi bersifat ireversibel. Anda tidak dapat memiliki anak bila kemudian menginginkannya.
  • Memerlukan biaya awal yang cukup mahal. Namun, manfaat biaya dalam jangka panjang besar.
  • Membutuhkan tenaga medis yang terampil.
  • Kurangnya perlindungan dari penyakit menular seksual dan infeksi, termasuk HIV/AIDS.

Efek Samping

Vasektomi adalah prosedur sederhana dan aman. Namun, seperti semua prosedur bedah, ada beberapa risiko:
  • Anda mungkin mengalami sedikit pembengkakan dan memar, namun hal ini dapat dikurangi dengan menggunakan kompres es dan penghilang rasa sakit. Sebuah benjolan seukuran kacang kecil mungkin berkembang di situs operasi dan menetap untuk sementara waktu. Ini adalah reaksi penyembuhan alami tubuh Anda dan tidak perlu pengobatan.
  • Kemungkinan infeksi, tetapi mudah diobati dengan antibiotik.
  • Sedikit perdarahan dari pembukaan skrotum. Pada kesempatan yang sangat langka, terutama jika Anda terlibat dalam kerja fisik yang berat, hal ini dapat membentuk pembengkakan di skrotum, tetapi biasanya akan hilang sendiri.
  • Tidak ada bukti konklusif yang menghubungkan vasektomi dengan kanker prostat atau buah zakar.