Vitamin C Mencegah Penyakit Asam Urat
Dalam penelitian yang diikuti lebih dari 47.000 pria dari tahun 1986 s.d. 2006, diketahui bahwa vitamin C menurunkan risiko penyakit asam urat. Pria dengan asupan harian vitamin C sebesar 500-999 mg dan 1.000-1.499 mg masing-masing berisiko lebih rendah 17% dan 34% terkena penyakit asam urat dibandingkan pria yang mengkonsumsi vitamin C kurang dari 250 mg per hari.
Penyakit asam urat adalah artritis yang disebabkan oleh pengendapan asam urat atau kristal monosodium urate pada sendi. Penyakit ini dapat sangat menyakitkan dan melemahkan. Faktor risiko yang diketahui adalah jenis kelamin laki-laki, kegemukan, konsumsi alkohol yang tinggi, dan pola makan tidak sehat. Dalam studi tersebut, efek pencegahan penyakit asam urat dari vitamin C tetap kuat bahkan setelah disesuaikan dengan faktor-faktor risiko tersebut.
“Mengingat manfaat kesehatan umum yang berkaitan dengan asupan vitamin C, khususnya dalam rentang konsumsi umum seperti dalam studi ini, asupan vitamin C dapat memberikan alternatif berguna dalam pencegahan penyakit asam urat,” kata pemimpin peneliti Dr. Hyon Choi dari Pusat Penelitian Artritis Kanada.
Vitamin C sebagai Uricosuric
Studi itu tidak dapat menentukan secara tepat bagaimana vitamin C menurunkan risiko penyakit asam urat, namun para peneliti berspekulasi bahwa vitamin tersebut berperan mengurangi kadar asam urat dalam darah dan bersifat anti-inflamasi. Pengobatan medis konvensional berfokus pada obat anti-inflamasi dan obat yang dapat menurunkan kadar asam urat (misalnya allopurinol) dengan mempercepat pengeluarannya dari tubuh melalui ginjal (dikenal sebagai memiliki efek uricosuric). Namun obat-obatan medis ternyata bukan satu-satunya zat yang memiliki efek uricosuric. Studi sebelumnya telah menemukan bahwa vitamin C juga dapat melakukan hal itu.
Namun, para ahli memperingatkan bahwa gaya hidup sehat tetap yang paling penting dalam mencegah penyakit asam urat. “Tidak bijaksana bila Anda berpikir dapat mengimbangi makan dan minum berlebihan dengan banyak mengkonsumsi vitamin C,” kata Michael Snaith dari British Gout Society.
Peringatan
Anda yang memiliki kondisi seperti hemosiderosis, hemokromatosis, dan yang beriwayat batu ginjal/gagal ginjal harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin C. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dan produksi asam oksalat, yang mungkin berbahaya bagi orang-orang dengan kondisi tersebut.
Artikel terkait:
Berlangganan:
Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka. ![]() |










Majalah Kesehatan sangat bermanfaat, terutama bagi orang lanjut usia seperti saya. Terima kasih.
@Rafii, sama-sama pak.
terima kasih majalah kesehatan saat ini baru sadar ternyata banyak sekali pantangan bagi penderita asam urat thank for info..saat ini saya sedang menderita asam urat ..
Tulisan ini sangat membantu saya dalam usaha saya menyembuhkan sakit asan urat saya maupun usaha pencegahan supaya tidak kambuh lagi sakit asam urat saya.
Tetapi sampai saat ini saya belum bisa menurunkan kadar asam urat saya sampai jauh dibawah batas atas, gimana ya caranya ?
@Ir. suwito, pak coba baca artikel: http://majalahkesehatan.com/pantangan-dan-anjuran-bagi-penderita-asam-urat/